Politik Pemerintahan

Jemaah Antusias Ikuti Tausiah M Qosim

Gresik (beritajatim.com) – M Qosim memanfaatkan kegiatan keagamaan dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW sambil bertausiah. Kegiatan tersebut dibanjiri jemaah yang berlangsung di Dusun Lingsir, Kedamean, Gresik.

Warga yang hadir terlihat antusias, bahkan beberapa rela datang dari desa sebelah demi mendengarkan ceramah M Qosim. H Abdul Qodir selaku tuan rumah yang punya hajat mengatakan, majelis yang diselenggarakannya dalam rangka kirim doa kepada orang tuanya yang telah berpulang, sekaligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

“Kami punya hajat yang sudah lama direncanakan, sekaligus ini Khidmah maulid,” tuturnya, Kamis (5/11/2020).

Menurut Abdul Qodir, alasan dirinya mendatangkan M Qosim karena sudah lama mengikuti tausiah M. Qosim bahkan jauh sebelum tahapan pilkada dimulai.

“Sudah sering beliau ceramah di desa ini, wawasan keilmuan agamanya dalam,” paparnya.

Ibu Masrufah (50) warga Dusun Lingsir, Desa Slempit yang mengikuti pengajian tersebut mengaku terkesan dengan apa yang disampaikan M. Qosim.

“Dia memang mubaligh di samping sebagai Wabup. Sudah sering ceramah di sini dulu, di masjid,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan Suwoto (54) yang juga warga Lingsir menceritakan apa yang didengar dari ceramah M Qosim. Pesan pesan teladan yang disampaikan sangat mudah dipahami dan dipraktekkan.

“Kalau beliau ceramah itu tahu apa yang disampaikan itu bisa dipahami jamaah, enak didengar dan menghibur,” katanya.

Sewaktu menyampaikan tausiah, M Qosim berpesan untuk tetap mendoakan orang tua yang telah berpulang, salah satunya melalui majelis haul. “Salah satu bentuk bakti kita kepada orang tua kita yang telah wafat, adalah dengan mendoakan. Salah satunya lewat majelis haul seperti yang diselenggarakan H.Abdul Qodir,” ujarnya.

Dalam momen Maulid Nabi Muhammad SAW, M Qosim mengajak untuk memperbanyak membaca shalawat Nabi Muhammad SAW, Serta meneladani akhlaq beliau. “Bila kita cinta Rasul, maka kita wajib meneladani akhlaqnya dan berusahalah semaksimal mungkin untuk menerapkan sunnah rasul,” pungkasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar