Politik Pemerintahan

Jelang Rekom Turun, Internal DPC PKB Sidoarjo Memanas

Sidoarjo (beritajatim.com) – Jelang turunnya rekomendasi untuk pasangan bacabup dan bacawabup dalam Pilkada 2020 di Sidoarjo membuat internal DPC PKB sepertinya memanas.

Aksi dukung mendukung paslon dan beda pilihan menyelimuti internal DPC PKB, terutama di tingkat DPAC PKB Sidoarjo.

Sebelumnya, dalam sosialisasi dan konsolidasi dalam rangka persiapan PKB dalam menghadapi Pilkada 2020, yang dilakukan oleh DPC PKB, ada belasan pengurus DPAC PKB se Sidoarjo mendukung paslon H Achmad Amir Aslichin – Hj. Ainun Jariyah.

Kini sedikitnya 13 DPAC PKB bertemu dan berkoordinasi dengan Bacabup Sidoarjo,  H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor). Dalam pertemuan itu mereka sepakat untuk mendukung paslon siapapun yang mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB.

13 DPAC yang hadir dalam pertemuan itu, diantaranya Waru, Porong, Tanggulangin, Candi, Krembung, Tarik, Krian, Wonoayu, Sedati, Gedangan, Buduran, Sukodono, dan Prambon.

Yang hadir dalam pertemuan itu ada dari Ketua DPAC PKB, Sekretaris DPAC PKB, dan Dewan Syuro. Sedangkan lima DPAC yang tidak ikut hadir dalam pertemuan itu, diantaranya PAC Balongbendo, Taman, Tulangan, Jabon dan Sidoarjo Kota.

“Ini ada 13 PAC yang kebetulan non legislatif, dalam waktu dekat kami menyatakan sikap terkait rencana rekomendasi yang akan turun. Apa pun yang terjadi dan siapa pun yang direkomendasi DPP PKB kami siap mendukung dan mengamankan rekom itu,” kata juru bicara DPAC PKB non parlemen H. Abdul Wahab Selasa  (31/08/2020).

Mantan orang kepercayaan Wabup Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin (alm) ini menjelaskan diakui atau tidak semua DPAC harus mendukung dan mengamankan siapa pun yang bakal direkomendasi DPP PKB.

Baginya, saat ini DPAC tidak mendukung calon si A maupun si B. Akan tetapi, nanti semua bakal dijadikan satu. “Yang jelas ke depan tata organisasi harus lebih baik dari kemarin. Memang kami bertemu Gus Muhdlor hari ini. Hasilnya beliau sangat welcome dan familiar,” imbuh Ketua DPAC PKB Waru tersebut.

Sementara itu, Bacabup Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menegaskan situasi diinternal partai yang mulai memanas itu harus dinetralkan.

Alasannya, semua komponen partai harus patuh dan tunduk pada keputusan DPP PKB. Tujuannya agar dari atas hingga ke bawah alur dukungannya sama.

“Jangan sampai kepala ke kanan dan ekornya ke kiri. Makanya, sekarang harus jelas dan harus bersabar. Kita tunggu dulu rekomendasi keluar ke siapa. Seluruh komponen partai harus patuh dan mendukung rekom itu,” jelasnya.

Bagi Muhdlor selama ini semua calon dari PKB memiliki kemampuan berkomunikasi yang sama ke DPP PKB. Bahkan semua calon dari PKB memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan rekomendasi. Apalagi, saat ini hanya tinggal dua calon yang menungu rekomendasi DPP PKB itu.

Sekarang yang penting semua rakyat dan kader PKB Sidoarjo tenang dan netral. Serta tidak mudah terombang-ambing isu yang bisa menjadi cela bagi partai lain untuk memanfaatkan situasi ini.

“Saya sendiri siap mendukung calon PKB kalau rekom tidak ke saya. Apa pun rekom DPP PKB, semua komponen dan petugas partai wajib mendukungnya,” tegas Direktur Pendidikan Progresif Bumi Shalawat tersebut. (isa/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar