Politik Pemerintahan

Jelang Pilkades Serentak, Bupati Bangkalan Ingatkan Panitia Harus Netral

Bupati Bangkala R Abdul Latif Amin Imron

Bangkalan (beritajatim.com) – Verifikasi dan validasi (verval) berkas bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bangkalan, ditargetkan selesai 1 April 2021. Sayangnya, hingga saat ini banyak ditemukan laporan dugaan ijazah palsu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bangkalan, Akhmad Ahadiyan Hamid mengatakan, tim Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) di masing-masing desa memiliki kewenangan verval sebatas administrasi formal.

Sehingga, penentuan keabsahan dokumen ijazah bukan wewenang P2KD. “Jadi yang bisa menentukan ijazah itu palsu atau tidak adalah dari Dinas Pendidikan ataupun Kemenag. Sehingga perlu koordinasi pada APH di masing-masing Kecamatan,” katanya, Selasa (30/3/2021).

Ia juga mengatakan, hingga saat ini pihaknya menunggu laporan pengecekan di tiap desa. Prosesnya ditargetkan awal April. “Tanggal 1 April nanti sudah harus ada hasil verval dan penetapan calon Kades,” imbuhnya

Ia mengatakan, setelah proses tersebut rampung, akan dilanjutkan pada uji kompetensi seluruh calon Kades. Pihaknya telah bekerjasama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) untuk pelaksanaan pengujian itu. “Insya Allah akan ada tes tulis dengan 100 soal tentang pemerintahan desa,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron meminta agar panitia dapat teliti dalam melakukan verval. Ia juga meminta agar validasi keabsahan berkas diberikan pada pihak yang berwenang.

“Panitia harus teliti dan melakukan sesuai kapasitas kewenangan dan yang paling penting harus netral,” tandasnya. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar