Politik Pemerintahan

Jelang Pilbup Malang, Verifikasi Faktual Calon Perseorangan Lewat Virtual

Malang (beritajatim.com) – Rakor Persiapan Pilkada Kabupaten Malang digelar Bawaslu setempat, Rabu (17/6/2020). Rakor tersebut juga membahas  17 desa di Kabupaten Malang yang masuk zona merah Covid-19.

Untuk menghindari sebaran wabah Covid-19, Bawaslu berpeluang menerapkan sistem verifikasi faktual secara virtual dalam menjalankan tahapan Pilkada bagi calon perseorangan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, M Wahyudi mengatakan, persiapan tahapan Pilkada dalam masa Pandemi Covid-19 menjadi perhatian utama.

“Hasil pemetaan kami ada 17 desa yang masih menutup akses bagi orang lain karena dampak dari penyebaran Virus Covid-19,” kata Wahyudi, Rabu (17/6/2020).

Ia melanjutkan, dengan kondisi tersebut berpotensi terjadi hal yang tidak diinginkan. Terlebih 17 desa tersebut masih berada di zona merah penyebaran Corona.

“Maka dari itu, dalam pelaksanaannya harus memakai protokol kesehatan. Dimana salah satu opsi yang bisa dilakukan adalah verifikasi faktual secara virtual melalui video conffrence,” paparnya.

Wahyudi melanjutkan, verifikasi faktual melalui sistem online tersebut,  tujuannya untuk menghindari tatap muka langsung dengan masyarakat. Namun, pelaksanaan harus tetap sesuai aturan yakni faktual.

 

“Yang paling penting, juga mengakomodir dari calon perseorangan untuk menjalankan tahapan ini sesuai aturan,” tegas Wahyudi.

Hanya saja, kepastian untuk menerapkan tahapan Pilkada melalui verifikasi faktual virtual terhadap 17 desa di Kabupaten Malang, masih harus menunggu keputusan dari pusat. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar