Politik Pemerintahan

Jelang Pendaftaran Paslon, Parpol di Ponorogo Belum Keluarkan Rekom

Ponorogo (beritajatim.com) – Tahapan pendaftaran pasangan calon (paslon) pada Pilkada serentak tahun 2020 tinggal sebulan lagi. Tepatnya, KPU akan membuka pendaftaran pada tanggal 4-6 September 2020.

Hingga Senin (3/8/2020) hari ini, sejumlah partai di Ponorogo belum juga memberikan surat rekomendasi kepada kandidat bakal calon bupati (bacabup) maupun bakal calon wakil bupati (bacawabup).

Mereka serasa masih menunggu waktu yang tepat, untuk menurunkan rekom tersebut, kepada kandidat yang akan maju pada Pilkada Ponorogo kali ini. Salah satunya adalah DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Ponorogo, parpol yang berlambang matahari itu masih menunggu keputusan yang diambil oleh DPP PAN.

“Saya rasa tidak hanya PAN, semua partai yang ada di Ponorogo keputusan rekomendasinya, merupakan kewenangan pusat. Jadi saat ini menunggu dari DPP masing-masing,” kata Bendahara DPD PAN Ponorogo Puryono, Senin (3/8/2020).

Entah itu surat rekomendasi turun kepada petahana atau yang lain, DPD PAN Ponorogo, kata Puryono masih menunggu. Dia menyebut parpol yang ada di daerah sudah memberi masukan kepada DPP. Masukan tersebut berdasarkan aspirasi atau suara yang berkembang di tingkat grassroot atau lapisan masyarakat. DPP PAN kemudian melakukan kajian dan pertimbangan. “Ada dua nama yang kami ajukan ke pusat, namun siapa dua nama itu, rasanya tidak perlu kami sebutkan,” katanya.

PAN Ponorogo saat ini masih menjalin komunikasi dengan beberapa pihak ataupun parpol lain. Sebab, hanya ada tiga kursi di parlemen, tidak memungkinkan PAN untuk mengusung paslon sendiri. “Rata-rata parpol di Ponorogo belum bisa mengusung paslon sendiri. Maka perlu ada kerjasama dan komitmen bersama mengusung paslon untuk Pilkada Ponorogo tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Partai Golongan Karya (Golkar) merapat ke petahana. Golkar rupanya telah menerbitkan surat tugas penetapan sementara untuk mendukung Ipong Muchlissoni di Pilkada Ponorogo tahun ini. Tinggal menunggu persetujuan dari DPP Partai Golkar. “Masih surat tugas penetaoan sementara, keputusan rekomendasi ya di DPP,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jatim Muhammad Sarmuji.

Menurut Sarmuji, sikap politik Golkar masih belum final. Surat tugas dukungan terhadap Ipong sudah terbit tiga bulan yang lalu. DPD Ponorogo dan Jatim sudah memberikan sejumlah rekomendasi kepada DPP terkait peta politik di Ponorogo. “Sikap ini belum tentu menjadi rekomendasi dari DPP. Tergantung proses politik di DPP juga,” katanya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar