Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Jelang Pemilu, Parpol di Gresik Mulai Jaring Caleg dan Relawan

Gresik (beritajatim.com) – Menjelang  pemilu 2024, partai politik (Parpol) di Kabupaten Gresik mulai menjaring calon legislatif (Caleg) dan relawan pendukung. Masing-masing parpol pun optimis bisa mendulang perolehan jumlah kursi di DPRD Gresik.

Salah satunya upaya yang dilakukan DPC PDI-P Gresik. Partai berlogo banteng itu menargetkan perolehan 10 kursi  pada Pemilu 2024 mendatang. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya dari unsur eksternal partai. Baik dari para pemuda, tokoh agama dan masyarakat,” ujar Ketua DPC PDIP Mujid Riduan, Minggu (26/9/2022).

Mujid menambahkan, sesuai dengan Peraturan Partai nomor 25A tahun 2028. Termasuk hasil dari konsolidasi internal, sosialisasi tahapan pemilu, dan pengusulan serta penjaringan Bacaleg Provinsi hingga Kabupaten, PDIP Gresik terus melakukan sosialisasi terkait dengan ini. “Sesuai dengan instruksi tersebut, tahapan penjaringan sudah dimulai sejak September 2022,” imbuhnya.


Nantinya, seluruh nama para pendaftar akan dilakukan penjaringan. Pada akhir September, nama-nama yang lolos dalam penjaringan akan disampaikan kepada DPD dan DPP PDIP. “Untuk dilakukan penyaringan sesuai mekanisme dan kebutuhan kepartaian,” tandasnya.

Sementara itu, DPC Gerindra Gresik juga mulai bergerak menyiapkan para relawan mendukung Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2024. Termasuk, menambah target perolehan kursi DPRD Gresik menjadi 12. “Termasuk dua kursi bisa dicapai di DPRD provinsi dan target dua kursi di DPR RI. Kami memohon doa semua kader dan relawan,” ucap Ketua DPC Partai Gerindra Gresik Asluchul Alif.

Salah satu strategi yang disiapkan membentuk Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Gerindra Gresik yang mayoritas berisi kelompok millenial. Hal itu didasari dari berbagai aspek. Baik jiwa muda yang enerjik, cakap digital, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik kepada masyarakat.

“Wajib memiliki visi dan misi membangun Gresik. Apalagi, pemilih di Kabupaten Gresik pada pemilu mendatang didominasi usia 18 sampai 35 tahun,” pungkas Alief. [dny/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar