Politik Pemerintahan

Jelang Pelantikan Anggota DPRD, Bimbang Pin Emas atau Kuningan

Foto ilustrasi

Ponorogo (beritajatim.com) – Sekretariat DPRD Ponorogo tengah disibukkan dengan persiapan pelantikan. Selain merehab bangunan bagian belakang untuk ruang fraksi, kini juga mengurusi tentang membeli pin untuk disematkan kepada 45 anggota DPRD terpilih 2019-2024.

Apalagi ada ketentuan baru tentang pin tersebut. ”Ada rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pembelian pin tersebut,” kata Sekwan DPRD Suko Kartono, Selasa (6/8/2019).

Mereka, kata Suko merekomendasi daerah untuk tidak membeli pin emas. Kalaupun terpaksa, ketentuannya kalau pin tersebut harganya lebih dari Rp. 1 juta harus menjadi aset sekretariat DPRD Ponorogo.

”Jadi pin itu kalau harganya lebih dari Rp. 1 juta, nanti sistemnya menjadi pinjam pakai,” katanya.

Padahal selama ini, kata Suko pin emas yang dibeli sekretariat DPRD selalu diberikan begitu saja kepada para anggota terpilih. Namun dengan rekomendasi dari BPK tersebut, pihaknya punya opsi lainnya. Yakni tidak menutup kemungkinan untuk membeli pin biasa dari bahan kuningan. Seperti yang dilakukan oleh Kabupaten Magetan, yang akan menggunakan pin biasa.

”Sebenarnya tidak aturan khusus bahwa pin untuk anggota DPRD harus berbahan dari emas. Kalau dari kuningan pasti tentu harganya juga lebih terjangkau,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar