Politik Pemerintahan

Jelang Lengser, Bupati Faida Beri Permintaan pada Perumdam

Bupati Faida melantik Adi Setiawan kembali dilantik menjadi direktur utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pandalungan. [foto: jemberkab.go.id]

Jember (beritajatim.com) – Bupati Faida akan mengakhiri masa jabatannya pada 17 Februari 2021. Namun, ia masih melantik Adi Setiawan kembali dilantik menjadi direktur utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pandalungan dan memberikan target pendapatan.

Sebagaimana dilansir situs resmi Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (6/2/2021), Adi dilantik kemarin untuk memimpin perumdam pada periode 2021-2026. Sebelumnya ia memimpin perusahaan tersebut sejak empat tahun lalu.

Faida juga meresmikan tiga gedung milik Perumdam Tirta Pandalungan, yakni gedung administrasi Hazora, Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Panti, dan reflowing atau pengaliran kembali IKK Balung.

Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Panti untuk melayani 800 sambungan rumah pelanggan di Desa Suko, Kecamatan Panti. Kapasitas produksinya 40 liter per detik. Sumber air berasal dari mata air Suko yang berada di lahan milik Perumdam Tirto Pandalungan. Dengan penambahan IKK Panti, berarti ada tambahan lima instalasi kecamatan, yaitu Panti, Balung, Arjasa, Ajung, dan Silo. Digabung dengan IKK sebelumnya, Perumdam Tirta Pandalungan telah memiliki 17 IKK.

Sementara reflowing atau pengaliran kembali IKK Balung dilakukan karena 2014 instalasi ini berhenti berproduksi. Padahal tahun itu IKK tersebut mampu memproduksi air 20 liter per detik dan bisa untuk melayani sekitar 2.000 pelanggan. Namun, saat itu hanya 20 pelanggan teraliri, sehingga tidak bisa secara kontinyu melayani karena tidak cukup untuk membayar biaya operasional. Tahun 2020, IKK itu diaktifkan kembali dengan 300 pelanggan. Rencananya, akan ada tambahan 500 sehingga menjadi 800, dan diharapkan bisa mencapai angka maksimal 2000 pelanggan.

Faida menyebut perumdam selama ini berhasil menyumbang Rp 1 miliar untuk pendapatan asli daerah (PAD). “Ke depan, untuk periode 2021 sampai 2026, saya sebagai bupati meminta Perumdam Tirta Pandalungan untuk meningkatkan PAD, menjadi Rp 2,5 miliar,” katanya. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar