Politik Pemerintahan

Jelang Coblosan, 11 Petugas KPPS di Ponorogo Positif Covid-19

Ketua KPU Ponorogo Munajat [foto/Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Tercatat ada 11 orang yang merupakan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Ponorogo dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Mereka sebelumnya menjalani rapid test yang hasilnya reaktif.

Kemudian tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo, menindaklanjutinya dengan pemeriksaan PCR swab. Dan hasilnya ada 11 orang petugas KPPS yang positif Covid-19. Adapun 11 petugas KPPS yang positif Covid-19 itu tersebar di kecamatan Jetis (3 orang), Sambit (3 orang), Jambon (1 orang), Kauman (1 orang), Jenangan (1 orang), Ngebel (1 orang) dan Siman (1 orang).

“Kami sudah koordinasi dengan tim satgas, petugas yang reaktif ditangani oleh tim satgas dalam hal ini Dinkes Ponorogo,” kata Ketua KPU Ponorogo Munajat, Kamis (3/12/2020).

Dalam peraturan, untuk petugas KPPS yang bersangkutan dilakukan isolasi sampai nanti bisa melaksanakan tahapan pungut hitung. Dalam peraturan KPU, untuk KPPS yang reaktif tetap tidak ada pergantian. “Yang positif pun juga tidak ada pergantian dalam peraturannya,” kata Munajat.

Terkait dengan adanya 11 petugas yang positif Covid-19 tersebut, KPU Ponorogo akan melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait. Supaya pada waktu pencoblosan, tidak mengganggu pelaksanaan pungut hitung. “Nanti akan kami komunikasikan dengan pihak-pihak terkait, agar tidak menganggu pelaksanaan pungut hitung,” pungkas Munajat.

KPU Ponorogo dan Tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo dalam seminggu terakhir melakukan rapid test terhadap 18 ribu petugas KPPS. Dari hasil rapid test tersebut, diketahui ada 11 orang yang positif Covid-19.

Sementara itu, total kasus Covid-19 Ponorogo mencapai 682 orang. Dengan rincian, pasien sembuh ada 579 pasien, meninggal ada 28 orang dan yang saat ini menjalani isolasi sebanyak 75 orang. [end/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar