Politik Pemerintahan

Jatim Perkuat Konsolidasi Tekan Penyebaran Covid-19 dan Percepat Pemulihan Ekonomi

Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jatim terus memperkuat konsolidasi untuk menekan penyebaran Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Jatim. Terbaru, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Pol. Dr. Gatot Eddy Pramono, M. Si selalu Wakil Ketua I dan II Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berkunjung ke Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Kehadiran keduanya di Grahadi diterima langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, para perwira tinggi dari Markas Besar TNI AD, Markas Besar Polri, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, serta Sekdaprov Jatim.

Khofifah mengatakan, kedatangan KASAD dan Wakapolri ini untuk memperkuat konsolidasi dan keberseiringan dalam pengendalian Covid-19 serta pemulihan ekonomi di Jatim.

“Kehadiran Bapak KASAD dan Wakapolri ke Jatim ini memberikan penguatan bagi seluruh elemen di Jatim dalam penanganan Covid-19 mulai dari ketersediaan alat kesehatan, tenaga medis serta pencegahan agar masyarakat siap menggunakan masker serta ikut dalam proses saling mengedukasi. Harapan kita semua ini juga bisa mendorong kontraksi ekonomi berubah menjadi positif sebagai indikator percepatan pemulihan ekonomi saat pandemi covid-19 di Jatim,” ungkapnya.

Di hadapan KASAD dan Wakapolri, Khofifah mengatakan bahwa per Rabu (2/9/2020), jumlah kesembuhan di Jatim mencapai 26.777 orang atau 78,13 persen. Angka ini merupakan persentase kesembuhan tertinggi di Pulau Jawa dan lebih tinggi dari nasional yang mencapai 71,9 persen.

Tidak hanya itu, berdasarkan hasil survei Indopol pada tanggal 23-28 Juli 2020, mayoritas masyarakat Jatim atau sebanyak 75 persen warga mengapresiasi kinerja Pemprov dalam menangani Covid-19. Mereka mengaku terkesan dengan pesan terkait kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

“Ini menjadi pemacu kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terutama dalam penanganan Covid-19. Tentu kami akan terus berikhtiar meningkatkan dan memperbaiki. Harapan kami semua pasien bisa terlayani dengan baik dan meminimalkan angka kematian,” imbuhnya.

Sedangkan dalam pemulihan ekonomi di Jatim, Khofifah mengatakan ada beberapa strategi yang dilakukan Pemprov Jatim. Di antaranya dengan penyelarasan program antar stakeholder (rembug nyekrup) seperti sektor pariwisata, perhubungan dan ekonomi kreatif.

Kemudian, program Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk menjaga daya beli masyarakat di era pandemi, serta kebijakan insentif Gubernur seperti pembebasan denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“Kami juga terus menggerakkan kembali sektor-sektor seperti pariwisata, industri dan perdagangan, investasi, penguatan ketahanan pangan, serta pemulihan sektor UMKM. Apalagi, Jawa Timur adalah penyumbang perekonomian terbesar kedua di Indonesia dengan kontribusi sebesar 14,60 persen,” paparnya.

Sementara itu, KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan bahwa kunjungan ini juga dilakukan ke beberapa provinsi lain untuk mendapatkan masukan terkait penanganan Covid-19 di berbagai daerah.

“Kami selaku Wakil Ketua I Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Pak Wakapolri sebagai Wakil Ketua II menyempatkan diri ke Jatim karena provinsi ini merupakan provinsi besar dan tentunya punya variabel berbeda dalam penanganan Covid-19,” katanya.

Sedangkan, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mengingatkan kembali pentingnya penggunaan masker sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, dirinya mengingatkan pentingnya penegakan disiplin berbasis komunitas.

“Mari kita mengkampanyekan penggunaan masker, masker ini sekarang menjadi gaya hidup baru. Kemudian, di sini ada Kampung Tangguh Semeru. Ke depan, kami minta Kapolda dan Pangdam setelah ada kampung tangguh ada penegakan disiplin berbasis komunitas yang mengedepankan pencegahan,” jelasnya. (tok/*)





Apa Reaksi Anda?

Komentar