Politik Pemerintahan

Jarmunu Sidoarjo Gencar Sosialisasikan 17 Program Muhdlor-Subandi

Sidoarjo (beritajatim.com) – Jaringan Muda Nahdlatul Ulama (Jarmunu) Korda Sidoarjo terus bergerak untuk berikhtiar kemenangan Paslon Nomor 2 H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) – H. Subandi dalam Pilkada Sidoarjo 2020. Basis muda itu terus gencar turun dari warung ke warung, rumah ke rumah untuk mensosialisasikan calon dari PKB itu hingga pada tingkat RT dan RW.

Abdul Mughis Korda Jarmunu Sidoarjo mengatakan, pergerakan yang dilakukan anggota kordinator jarmunu untuk memperoleh suara Paslon Gus Muhdlor – H. Subandi. “Dengan ikhtiar yang dilakukan oleh seluruh relawan, anggota dan kordinator jarmunu yang ada, saya yakin mampu mendongkrak suara dari kalangan pemilih muda dan pemula,” katanya usai pertemuan di rumah salah satu Kordinator Jarmunu Kecamatan Candi Jumat (23/10/2020).

Mughis menjelaskan, sasaran sosialisasi memang kalangan muda dan pemilih pemula. Sosialisasi tak harus secara formal, dengan cara cangkrukan pun bisa terlaksana. “Sosialisasi dengan kalangan muda dan pemula dengan model cangkrukan lebih santai, gayeng dan juga mengenai sasaran. Mereka kebanyakan juga bisa menerima sosialisasi dengan bahasa-bahasa obrolan santai, dan sesekali menyeruput kopi,” kelakar mantan aktivis PMII Sidoarjo tersebut.

Masih menurut Mughis, prinsip Jarmunu dengan ‘sobo tonggo kepung kampung’ (bersosialisasi dengan tetangga dan keliling kampung), juga akan terus dilakukan.

Sementara itu, Cabup Gus Muhdlor mengapresiasi gerakan Jarmunu se Sidoarjo dalam mensosialisasikan 17 program unggulan Sidoarjo MAS (Muhdlor Ali Subandi).

Kalangan muda yang berkeinginan adanya perubahan menuju lebih baik lagi untuk Sidoarjo, patut di hargai. “Mari bersama-sama satu langkah, satu tekad bersama Nomor 2 menuju Sidoarjo MAS (maju, aman dan sejahtera),” tandasnya.

Dalam konsolidasi dengan kalangan muda itu, Gus Muhdlor juga menyatakan bakal fokus menangani dampak pandemi Covid-19 yang telah memukul berbagai sendi kehidupan masyarakat Sidoarjo. Mulai dari persoalan kesehatan, sosial, hingga ekonomi.

“Dari sisi ekonomi, fokus kami adalah membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya. UMKM, pertanian, perikanan, jasa, dan industri akan menjadi pilar pemulihan ekonomi untuk membuka lapangan kerja,” urainya.

Ekonomi harus dibangkitkan agar warga mudah cari kerja. Lapangan kerja juga didorong lewat pusat kewirausahaan di seluruh kecamatan, bantuan modal kerja, pelatihan dan teknologi produksi. “Kita lahirkan pengusaha baru dari kampung-kampung, sehingga lapangan kerja semarak di kampung-kampung,” jelasnya.

Di sisi kesehatan, menurut Gus Muhdlor, pandemi Covid-19 menjadi momentum perbaikan layanan kesehatan yang lebih inklusif alias mudah diakses siapa pun, lebih merata, dan lebih efektif dalam meningkatkan derajat kesehatan warga. Pihaknya akan membuat sistem layanan kesehatan yang mudah diakses siapapun. Di dalamnya termasuk program homecare, tenaga medis dan tenaga kesehatan datang melayani warga di rumah-rumah. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar