Politik Pemerintahan

Japer: Publik Percaya Bawaslu Jember Bisa Tangani Kasus Netralitas ASN

Jember (beritajatim.com) – Jaringan Pemilih Rasional (Japer) percaya Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, bisa menangani kasus dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara dalam pemilihan kepala daerah tahun ini.

Hal ini dikemukakan Ketua Japer Kustiono Musri, saat mendampingi warga yang melaporkan video kampanye yang diduga dilakukan aparatur pemerintah di Kecamatan Pakusari ke Bawaslu Jember, Jumat (28/2/2020).

“Seperti kita ketahui, pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan penyelenggara negara terkait pilkada memang massif. kami mengapresiasi sikap Bawaslu, ketika ada video (kampanye) Camat Tanggul. Mumpung publik mempercayai Bawaslu, kami berkoordinasi dengan teman-teman untuk melaporkan video ini,” kata Kustiono.

Menurut Kustiono, video itu semula beredar di grup WhatsApp internal birokrasi dan bocor. “Kami harap dengan adanya bukti video tambahan, Bawaslu tak hanya sekadar macan kertas. Artinya mohon Bawaslu bisa profesional karena kami masih khusnuzon (berbaik sangka) ke Bawaslu. Kita support pengawasan Bawaslu. Kami ingin ikut membantu Bawaslu dalam pengawasan pilkada,” katanya.

Dalam video itu, ada perempuan berjilbab dan berpakaian dinas coklat memperkenalkan diri sebagai Kepala Desa Subo. “Saya Kepala Desa Subo Kecamatan Pakusari bersama Muspika mewakili masyarakat Desa Subo berterima kasih kepada Ibu Bupati. Jalannya sudah selesai di-hot mix dari Desa Sumberpinang, Subo, ke Sumberjeruk.”

“Terima kasih Ibu Bupati. Lanjutkan dua periode. Siap menjadi pendukungnya.” Begitu selesai mengucapkan kalimat itu, sejumlah orang ikut mengucapkan dukungan ‘siap’. Selain Romyatun, ada Camat Pakusari A. Fauzi dan Sekretaris Camat Pakusari yang sekarang Camat Sumberjambe Rusdiyanto dalam video tersebut. Mereka belum berhasil dimintai konfirmasi. Hubungan telepon dan pesan WhatsApp tidak direspons.

Sementara Romyatun memberikan klarifikasi ke┬áberitajatim.com┬ávia pesan WhatsApp. “Itu video lama sebelum ada momen pilkada. Itu pun bukan sendiri. Semua lembaga ikut, Muspika. (Ini) ucapan terima kasih kepada bupati karena jalan sudah di-hotmix. Aduh semoga barokah ya. Nanti Allah yang tahu,” katanya. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar