Politik Pemerintahan

Jangan Khawatir, Rumah Isolasi Penuhi Kebutuhan Pemudik

Banyuwangi (beritajatim.com) – Bagi warga Banyuwangi yang telah pulang kampung dari luar kota wajib untuk melakukan isolasi mandiri atau isolasi di rumah singgah di desanya. Bagi mereka yang menempati rumah singgah, justru lebih baik demi memutus mata rantai penyebaran virus corona covid 19.

Kenapa? Karena, mereka tidak langsung bertemu dengan keluarga di rumah yang dimungkinkan akan terjangkit covid 19. Kedua, di rumah singgah mereka akan mendapat perawatan, pemeriksaan intensif oleh petugas kesehatan dan terpenuhi kebutuhan dasarnya.

Salah satunya seperti yang terlihat di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu ini. Terdata ada sejumlah warga telah menempati rumah isolasi di Dusun Parastembok desa setempat.

”Di antaranya ada yang baru pulang dari Malang dan Sidoarjo. Warga telah diperiksa Puskesmas. Kebutuhan dasarnya juga ditanggung,” ujar Kades Jambewangi Ali Masykur, Rabu (8/4/2020).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sempu Hadi Kusairi menambahkan, pihaknya berkoordinasi intens dengan tim di rumah singgah. Dokter, perawat, bidan, dan tim surveilans rutin memeriksa kondisi kesehatan warga di rumah isolasi.

“Ada yang mengalami gejala ringan. Kami masukkan kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Kita beri obat dan vitamin, kita instruksikan berolahraga, menjaga jarak dan berjemur,” kata Hadi.

Banyuwangi telah menyiapkan sebanyak 262 rumah singgah dengan 622 kamar (sekitar 1.000 bed) berbasis desa. Tempat itu untuk isolasi atau karantina para pemudik. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar