Politik Pemerintahan

Jalur Sepeda di Ponorogo Dinilai Belum Urgent

Olahraga sepeda sepertinya menjamur di masa pandemi ini. (foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Fenomena yang muncul di tengah pandemi Covid-19 ini, salah satunya adalah banyaknya masyarakat yang bersepeda. Mereka bisa dilihat di jalan pada waktu pagi, sore bahkan malam hari.

Ada yang hanya sendiri, namun lebih banyak yang bersepeda secara rombongan. Untuk mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan, Satlantas Polres Ponorogo mengharapkan fasilitas jalan, baik untuk khusus sepeda atau pejalan kaki bisa dimaksimalkan.

“Harapan kami fasilitas yang ada difungsikan kembali dan yang belum ada, misalnya jalan untuk jalur sepeda ya dibuatkan,” kata Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP. Indra Budi Wibowo, Selasa (14/7/2020).

Indra mengungkapkan dari catatan satuannya, untuk beberapa tahun ini di Ponorogo memang belum ada kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan sepeda. Dia mengakui ada, namun kejadiannya sudah lama. Atau malah ada kejadian namun tidak dilaporkan, sebab kerugiannya mungkin hanya metrial, tidak sampai menyebabkan korbannya meninggal.

Fenomena bersepeda ini, kata mantan Kasat lantas Polres Kediri ini ada plus minusnya. Di satu sisi hobi bersepeda ini bisa menekan emisi karbon dari karhutla, pabrik maupun knalpot kendaraan. Disatu sisi disaat pandemi ini, dengan bersepeda bisa meningkatkan imun dan sehat.

“Dikhawatirkan jika kumpul dan banyak menggunakan jalan, ditakutkan ada kejadian laka lantas. Untuk itu intinya sesama pengguna jalan, baik yang bersepeda, jalan kaki maupun kendaraan bermotor harus saling menghargai,” katanya.

Dengan menjamurnya orang bersepeda ini, Kasatlantas menilai Pemerintah wajib menyediakan sarana fasilitas jalan kepada pesepeda maupun pejalan kaki. Salah satunya dengan membuatkan jalan untuk jalur sepeda. Ini penting, dulu orang yang naik sepeda satu atau dua orang, namun sekarang berkembang pesat bisa mencapai ribuan. “Jadi menurut sudut pandang kita sebagai polantas, sangat penting di Ponorogo diberikan jalur sepeda,” katanya.

Sementara itu, tentang wacana pembuatan jalur sepeda di bumi reyog, menurut Bupati Ipong Muchlissoni untuk sementara ini belum terlalu urgent. Sebab, kondisi jalan tidak memungkinkan, karena jalannya tidak terlalu luas. Selain itu, jalan di Ponorogo juga tidak terlalu ramai. Jadi untuk saat ini belum ada keinginan untuk membuat jalur untuk pesepeda.

“Namun tidak menutup kemungkinan, nanti di tahun 2021 akan dipikirkan, jika memang sudah banyak orang yang bersepeda,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar