Politik Pemerintahan

Jalan Wisata ke Mengare Rusak, Bupati Gresik Gus Yani Meminta Maaf ke Warga 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ( Gus Yani) menata jalan paving yang rusak menuju ke tempat wisata Desa Mengare, Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau akrab disapa Gus Yani geleng-geleng kepala saat dirinya merasakan jalan paving ke tempat wisata Desa Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik rusak.

Sambil gowes santai, Gus Yani langsung mencari keberadaan alat berat yang dijanjikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) untuk memperbaiki jalan yang rusak.

Mengetahui jalan ke Desa Mengare dan sekitarnya rusak parah. Orang nomor satu di Gresik itu, meminta maaf ke warga dan pengguna jalan yang melintas sambil menata jalan paving yang tidak beraturan.

“Ngapunten pak, ngapunten nggih margine risak, segera kulo dandosi (maaf pak, maaf nggih, jalannya rusak secepatnya saya perbaiki),” ujarnya, kepada warga yang melintas, Kamis (11/03/2021).

Seperti diketahui, jalan yang rusak tersebut merupakan satu-satunya akses jalan penghubung warga dari wilayah Kecamatan Manyar menuju ke Desa Mengare.Tidak sedikit, para pengguna jalan harus ekstra berhati-hati saat melintas.

Selain, jalan rusak dengan paving tidak beraturan, dan bergelombang. Sepanjang jalan yang diapit tambak itu, juga licin saat musim hujan. Padahal, Desa Mengare termasuk memiliki potensi wisata mangrove yang bisa dikembangkan.

Keluhan kerusakan jalan rusak ke Mengare itu sudah disampaikan oleh warga ke Pemkab Gresik. Bahkan, untuk mempercepat perbaikan. DPUTR sudah memberi laporan, bahwa ada alat berat untuk pengerjaan perbaikan jalan. Tapi, kenyataan di lapangan alat berat itu hingga saat ini belum ada.

“Pengerjaannya belum dilakukan karena alat beratnya belum datang. Saya berharap DPUTR harus konsisten,” ungkap Gus Yani.

Ia menambahkan, kerusakan jalan kabupaten tidak hanya terjadi di Desa Mengare saja. Di wilayah Gresik Selatan seperti di Kecamatan Menganti, Kecamatan Driyorejo dan lainnya. Dirinya berharap OPD terkait segera menindaklanjuti dan konsisten dengan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Kami berharap tidak ada lagi korban kecelakaan akibat kondisi jalan rusak yang ada di Gresik,” imbuhnya.

Ridholah Amanu (58) salah seorag pengguna jalan mengaku sudah lama akses jalan ini rusak. Pengendara sepeda motor ini bekerja di pelabuhan dan melintasi jalan Mengare menuju Sembayat, Kecamatan Manyar ke tempat kerjanya setiap hari.

“Kalau tidak segera diperbaiki kuatirnya pernah kejadian sepuluh tahun lalu. Pengendara motor pernah kecelakaan jatuh gara-gara jalan rusak,” paparnya. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk