Politik Pemerintahan

Jalan Tikus Jadi Alternatif Mudik, Polres Mojokerto Monitor Lewat PPKM Mikro Tingkat RT

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander.

Mojokerto (beritajatim.com) – Selain melakukan penyekatan di tiga titik masuk wilayah hukum Polres Mojokerto, jalan tikus yang menjadi alternatif jalur mudik menjadi atensi. Polres Mojokerto akan melakukan monitoring melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di tingkat RT.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, terkait jalur tikus yang digunakan jalur alternatif saat mudik, Polres Mojokerto akan melakukan patroli dengan tiga pilar, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan tingkat desa. Yakni untuk memonitor langsung pemudik yang akan masuk wilayah Kabupaten Mojokerto melalui jalur tikus.

“Kita punya PPKM Mikro di tingkat RT yang menjadi deteksi kita untuk intervensi dini dan deteksi dini jika ditemukan masyarakat yang bisa masuk lewat jalur tikus untuk kita hampiri, kita akan berikan himbauan untuk kita bawa ke posko isolasi mandiri,” ungkapnya, Senin (26/4/2021).

Sesuai dengan atensi pemerintah yakni 5 hari selama 24 jam akan dilakukan isolasi mandiri di 236 Kampung Tangguh Semeru. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk pengecekan dan juga sreaning jika ada warga masyarakat yang bisa masuk lewat jalur tikus tanpa melintas di tiga titik penyekatan tersebut.

“Sehingga bisa betul-betil kita maksimalkan. Terkait angkutan umum juga tidak boleh beroperasi, namun jika digunakan pergerakan terkait Covid-19, BBM maupun bahan pokok masih diperbolehkan. Namun untuk angkutan umum mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021 sudah tidak boleh, ini dalam rangka pengetatan mobilisasi warga masyarakat dan kendaraan,” tegasnya. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar