Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Jalan Pucangro Lamongan Diperbaiki, Anggaran Rp 3,8 M

Jalan poros Sukodadi-Paciran, tepatnya di Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, Lamongan yang kini diperbaiki.

Lamongan (beritajatim.com) – Jalan poros Sukodadi-Paciran, tepatnya di Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan yang rusak parah kini mulai dilakukan perbaikan.

Diketahui, rusaknya jalan poros ini hampir terjadi tiap tahun, utamanya saat banjir melanda kawasan tersebut, sehingga jalan poros yang selalu ramai dilalui kendaraan ini kerap dikeluhkan oleh para pengguna jalan.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Lamongan juga telah melakukan penanganan darurat untuk jalan Pucangro yang rusak dan dipenuhi banyak lubang ini.


Bahkan, jalan ini juga sempat ditutup sementara saat penanganan darurat dilakukan. Kala itu, Dinas PU Bina Marga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Sat Lantas Polres Lamongan untuk mengalihkan para pengguna jalan ke jalur alternatif. “Iya, perbaikan untuk jalan Pucangro telah dimulai sejak tanggal 30 Mei lalu. Pengerjaan ini dilakukan selama 150 hari,” ujar Kadis PU Bina Marga Lamongan, Sujarwo saat dihubungi wartawan, Jumat (3/6/2022).

Sujarwo menambahkan bahwa perbaikan jalan Pucangro ini juga dilakukan bersamaan dengan sejumlah jalan lainnya yang mengalami kerusakan parah, salah satunya seperti jalan Airlangga, penghubung Sukodadi-Plembon-Sugio, tepatnya di sebelah selatan kampus Unisda Lamongan.

“Selain di jalan Pucangro, perbaikan juga dilakukan di jalan selatan Unisda. Sedangkan untuk jalan yang lainnya menyusul Minggu depan,” imbuhnya.

Untuk Jalan Pucangro sendiri, ungkap Sujarwo, perbaikan dilakukan di ruas jalan sepanjang 1,2 kilometer. Sementara anggaran perbaikannya, ia menyebut, senilai Rp 3,8 miliar. “Rp4,8 miliar pagunya mas, terus ditawar sama rekanan Rp3,8 miliar. Pekan perbaikan jalan ini adalah PT Puncak Jaya Kontruksi,” bebernya.

Lebih lanjut Sujarwo menjelaskan kalau standar kontruksi jalan Pucangro ini nantinya sama dengan jalan Tikung-Sumberkerep yang memang dijadikan sebagai pilot project pembangunan dan perbaikan jalan-jalan lain di Lamongan, yang termasuk dalam aset jalan kabupaten.

Meski tidak ada kebijakan penutupan atau pengalihan jalan selama dilakukannya perbaikan di Jalan Pucangro, namun pihaknya berharap kepada masyarakat agar bisa mencari jalan alternatif lain. “Berharap masyarakat bisa mencari jalan alternatif supaya tidak mengganggu proses pembangunan jalan ini,” tandasnya.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar