Politik Pemerintahan

Jalan Diportal, Pengusaha Cerme dan Benjeng Wadul Ketua DPRD

Gresik (beritajatim.com) – Puluhan pengusaha asal Kecamatan Cerme dan Benjeng, Gresik wadul ke Ketua DPRD H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani). Mereka datang ke kantor dewan karena keberatan adanya pemortalan jalan tanpa ada pemberitahuan.

Seperti diketahui, akses jalan Metatu-Benjeng tiba-tiba diportal. Tanpa ada sosialisasi terlebih dulu. Sehingga, dianggap pelaku usaha mengganggu bisnisnya.

“Pemortalan ini sangat merugikan para pengusaha di Cerme – Benjeng,” kata Mulyadi, Juru Bicara Paguyuban Pengusaha dari CV Hasil Tani Sejahtera, Kamis (25/06/2020).

Mulyadi menambahkan, keberadaan pengusaha di wilayah Cerme – Benjeng sangat membantu pemerintah dan masyarakat setempat. Jika jalan diportal kembali, mereka merasa rugi.

“Pemortalan ini membuat para pengusaha resah. Kalau tidak beroperasi dampaknya bisa terjadi PHK pada para pekerja,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Gresik Fandi Ahmad Yani menyatakan dirinya tidak sepakat dengan langkah Pemkab Gresik yang memortal jalan tanpa konfirmasi. Tindakan itu mencabut hak para pengusaha.

“Kita ini lagi memikirkan ekonomi biar bergerak, ini jalan kok malah diportal,” paparnya.

Menurutnya, pemortalan yang dilakukan secara tiba-tiba, membuat kesan bahwa Pemkab Gresik tidak ada komunikasi yang baik dengan pengusaha.

“Kalau memang tidak boleh mendirikan industri di situ, harusnya seluruh izin tidak dikeluarkan dan dilarang,” tandasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar