Politik Pemerintahan

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wabup Jember Belum Jelas

Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman dalam sidang pleno KPU Jember beberapa waktu lalu. [foto: istimewa]

Jember (beritajatim.com) – Jadwal pelantikan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman menjadi bupati dan wakil bupati Jember, Jawa Timur, periode 2021-2024 belum jelas. Padahal masa pemerintahan Bupati Faida dan Wakil Bupati Abdul Muqiet Arief akan berakhir pada 17 Februari 2021.

“Barusan saya mengontak Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Jawa Timur Pak Jempin Marbun. Karena Kabupaten Lamongan, Banyuwangi, dan Kota Surabaya ada gugatan di Mahkamah Konstitusi, dan semangat Menteri Dalam Negeri tetap serentak, maka pelantikan bupati terpilih pasti ditunda,” kata Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, Senin (15/2/2021).

Pelantikan masih harus menunggu putusan sela Mahkamah Konstitusi. “Rencananya besok putusan selanya akan dibacakan MK. Kalau memang tiga daerah tersebut oleh MK diputuskan tidak bisa dilanjutkan gugatannya, maka akan ada pelantikan serentak. Kalau ternyata lanjut, maka akan ditinggal,” kata Itqon.

Menurut Itqon, sejak 18 Februari 2021, Gubernur Khofifah Indar Parawansa akan menerbitkan surat keputusan pelaksana harian bupati yang akan dijabat sekretaris daerah (sekda) Jember. “Barusan saya tanya, sekda yang mana. Tentunya sekda yang sah menurut gubernur,” katanya.

Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman diusung koalisi Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan, dalam pemilihan kepala daerah, 9 Desember 2020.

Mereka memperoleh dukungan 489.794 suara (46,60 persen). Mereka mengalahkan pasangan Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto yang memperoleh 328.729 suara (31,27 persen) dan pasangan Abdussalam-Ifan Ariadna yang mendapatkan 232.648 suara (22,13 persen). [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar