Politik Pemerintahan

Jadi Pengurus DPP PDIP, Risma Disebut Makin Dekat ke Kursi Menteri

Walikota Surabaya (2010-2020) Tri Rismaharini

Surabaya (beritajatim.com) – Nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini masuk ke jajaran 27 pengurus DPP PDIP periode 2019-2024. Ia mendapatkan posisi sebagai Ketua Bidang Kebudayaan.

Capaian Risma ini sesungguhnya tidaklah mengherankan. Wali Kota Surabaya dua periode itu sering disebut sebagai kader PDIP terbaik saat ini. Ia juga santer diinfokan dekat dengan Ketua Umum PDIP, Megawati.

Masuknya nama Risma di jajaran elite DPP PDIP saat ini dipandang peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam sebagai hal yang menguntungkan bagi Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu. Ia disebut semakin dekat dengan kursi menteri.

“Jika melihat komposisi pengurus yang juga menjadi menteri dan permintaan Bu Mega yang vulgar di konggres, maka peluang Risma masuk kabinet kian terbuka. Jika di DPP Bu Risma diserahi Bidang Kebudayaan, maka di kabinet kemungkinan juga akan berseiring dan tidak jauh dengan tugas itu,” kata Rokim, Sabtu (10/8/2019).

Terkait posisi menteri untuk Risma, di sisi lain Rokim menilai bahwa dinamika koalisi juga akan memiliki peran penting. “Namun, prediksi saya rata-rata pengurus DPP yang menjadi menteri disesuaikan dengan tugas di DPP,” ujarnya.

“Besar kemungkinan Risma akan dipasang di Kementerian yang terkait dengan kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat,” pungkas Rokim.

Sebelumnya, Direktur Surabaya Survey Center (SSC) Mochtar W. Oetomo menyebut jika Risma sudah sangat layak untuk naik kelas menjadi seorang menteri.

“Kemampuan Bu Risma sudah sangat luar biasa. Profesionalitasnya sudah teruji. Ya layak sekali lah Mas untuk menjadi menteri. Beliau juga jangan hanya dilihat bahwa kader PDIP saja. Kemampuan teknokratnya, pengalamannya di birokrasi sudah sangat teruji dan menjadi modal kuat untuk menjadi menteri,” jelas Mochtar.

Sosok Risma yang juga pernah disebut sebagai kader PDIP terbaik saat ini itu menurut Mochtar layak menduduki beberapa jabatan pos menteri. “MenPAN-RB layak lah ya. Lalu bisa juga Menteri Lingkungan Hidup atau Menteri Koperasi dan UMKM,” jelasnya.

Hanya saja, dalam berbagai kesempatan Risma memastikan hingga 2021 dirinya akan fokus menyelesaikan tanggung jawab sebagai wali kota Surabaya.

Risma menilai menjadi kepala daerah bukanlah tugas yang mudah. Sebab, kata dia, sebagai kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk mengurus penduduknya. “Sampai 2021 saya masih wali kota Surabaya, saya selesaikan jadi wali kota Surabaya, saya tidak mau berandai-andai karena itu berat jadi kepala daerah itu,” kata Risma

Sebagai informasi, dalam dua periode kepemimpinannya di Surabaya, Risma telah mengukir banyak prestasi. Bukan hanya di level lokal dan nasional saja, melainkan juga di level internasional. Dalam Konggres V PDIP di Bali pun Risma juga nampak hadir. Ia sempat mencuri perhatian lewat videonya yang viral saat menggunakan ojek online untuk menuju lokasi Konggres.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar