Politik Pemerintahan

Jadi Jawara, Bandeng asal Petani Mengare Gresik Dibeli Walikota Surabaga Eri Cahyadi

Walikota Surabaya Eri Cahyadi membeli bandeng petani asal Mengare, Gresik yang memenangi kontes ikan bandeng yang digelar oleh Pemkab Gresik.

Gresik (beritajatim.com)– Walikota Surabaya Eri Cahyadi membeli bandeng petani asal Mengare, Gresik yang memenangi kontes ikan bandeng yang digelar oleh Pemkab Gresik. Bandeng dengan berat 6,5 kilogram itu dibeli dengan harga Rp 25,5 juta.

Bandeng milik Zainul Abidin warga Desa Watuagung, Pulau Mengare, Kecamatan Bungah itu memenangi kontes bandeng 2021 dengan memiliki panjang 86 cm, dan berusia 8 tahun. Atas keberhasilannya ini, Zainul Abidin memperoleh hadiah Rp 15 juta.

Sedangkan juara dua ditempati oleh petani asal Desa Tanjung Widoro Pulau Mengare, Kecamatan Bungah dan berhak memperoleh hadiah Rp 10 juta. Bandeng milik Ali Huda memiliki berat bandeng 5,1 kilogram, panjang 73 sentimeter dan umur bandeng 6 tahun.

Sementara juara tiga diraih Syaifullah Mahdi dengan berat bandeng 5,05 kilogram, panjang 83 sentimeter dan umur bandeng 7 tahun. Petani tambak bandeng asal Ujungpangkah itu memperoleh hadiah Rp 5 juta.

Dari festival kontes dan lelang pasar bandeng tersebut terkumpul uang senilai Rp 74.900.000. Uang sebanyak itu akan disumbangkan kepada penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menuturkan, kontes dan lelang digelar tahun ini dilakukan. Sebab, tahun lalu tidak diselenggarakan, awal tahun ini mencoba budaya pasar bandeng tetap digelar menjaga protokol kesehatan.

Bupati milenial itu menambahkan,  potensi ikan bandeng di Gresik luar biasa, dalam satu tahun ada 80 ribu ton.

“Asumsinya kalau ikan bandeng satu kilo harga Rp 10 ribu maka uang yang berputar di Gresik Rp1 triliun lebih. Urusan bandeng saja. Kemandirian petani kita bisa memutarkan uang Rp 1 triliun lebih. Ini tidak pernah terekam, datanya ada tapi konsentrasi kita belum pernah kesana,” tuturnya, kemarin malam (7/05/2021).

Gus Yani tidak bisa membayangkan jika bandeng-bandeng ini ada padat karyanya. Misalkan ibu-ibu di desa mencabut durinya dan di (kemas dengan baik.

“Ada padat karya yang luar biasa. Seandainya kita fokus kesana. Ikan bandeng bisa kita kirim kemana saja, ini tantangan. Momen pasar bandeng kita kenalkan ke Jawa Timur. Hasil lelang untuk anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Gresik mudah-mudahan berkah buat masyarakat,” katanya.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak Elestianto memberikan apresiasi terselenggaranya pasar, lelang dan kontes bandeng. Tradisi masyarakat Gresik ini bisa berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Pemulihan ekonomi dengan melakukan pasar bandeng tersebar di 10 kecamatan sangat positif. Kami apresiasi sangat bagus salah satu pemulihan ekonomi, untuk kontes bandeng karena bandeng memiliki protein yang tinggi,” tandasnya. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar