Politik Pemerintahan

Jadi Garda Terdepan, Puluhan Linmas di Kabupaten Mojokerto Ikuti Peningkatan Kapasitas SDM

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini saat memberikan materi kepada puluhan Linmas. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Puluhan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kabupaten Mojokerto mengikuti Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Satlinmas dalam Penanggulangan Bencana (PB) Kabupaten Mojokerto 2019. Pasalnya, Satlinmas merupakan garda terdepan dalam penangganan kegiatan apapun.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Transmigrasi) Kabupaten Mojokerto, Selasa (29/10/2019).

“Dalam penangganan kegiatan apapun termasuk keterlibatannya dalam penangganan PB, jumlah Linmas cukup banyak. Setiap desa rata-rata 1 regu. Oleh karenanya, jika Linmas dibina dan perannya ditingkatkan maka dapat meringankan beban pemerintah dalam penangganan PB,” ungkapnya.

Masih kata Zaini, sesuai Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang PB, dalam penangganan PB unsur yang terlibat yakni, pemerintah, TNI/Polri, OPd, Camat, Kepala Desa (Kades), masyarakat (Linmas, relawan PB dan lainnya), dunia usaha, akademisi atau para Achli dan media atau jurnalis.

“Secara terpadu dan terkoordinir dalam penangganan PB, sehingga Linmas perlu ditingkatkan kapasitasnya agar tahu apa itu bencana. Sehingga tahu bagaimana cara menyelamatkan, baik dirinya sendiri keluarga dan masyarakat. Juga perlu dikenalkan titik rawan bencana dan cara pencegahan dan penangganan masa tanggap,” jelasnya.

Zaini menambahkan, kegiatan yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto tersebut patut diapresiasi. Karena Satpol PP setiap tahun ada program mendidik Linmas dalam program Peningkatan Kapasitas Linmas dalam PB.

“Insya Allah sudah 4 kali. Anggota yang telah dididik segera dibuatkan group Linmas di BPBD Kabupaten Mojokerto agar bila terjadi bencana pada kesempatan pertama dalam melakukan penangganan minimal melaporkan kejadian kepada BPBD Kabupaten Mojokerto,” tuturnya.

Sekaligus, lanjut Zaini, Linmas juga sebagai mitra kerja dalam PB di wilayahnya. Selain materi diberikan oleh BPBD, juga ada narasumber Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto diantaranya cara evakuasi korban, cara pertolongan pertama pada korban yang tidak sadarkan diri.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar