Politik Pemerintahan

Jadi Bupati Jember, Hendy Bisa Anulir Perbup Faida

Hendy Susanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman. (foto: istimewa)

Jember (beritajatim.com) – Menjelang masa akhir jabatannya, Bupati Faida mengeluarkan sejumlah kebijakan dalam bentuk peraturan maupun surat keputusan yang kontroversial di kalangan aparatur sipil negara Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan, masalah ini sempat ditanyakan dalam pertemuan dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah dan Pemerintah Provinsi Jatim beberapa waktu lalu. “Bupati terpilih mempunyai kewenangan penuh untuk mencabut peraturan bupati terdahulu yang dianggap melanggar aturan,” katanya.

Menurut Halim, sesuai surat dari gubernur tertanggal 15 Januari 2021, ada sejumlah peraturan bupati mengenai pengangkatan pelaksana tugas dan pembebasan tugas pejabat. DPRD Jember bisa merekomendasikan kepada Hendy Siswanto setelah dilantik menjadi bupati agar segera mencabutnya.

Hendy Siswanto sendiri mengatakan, akan mempelajari hal tersebut lebih dulu. “Tentunya negeri ini sudah diatur dengan aturan yang ada. Kami menjalani aturan saja. Kalau memang harus dibubarkan ya dibubarkan saja,” katanya.

Sesuai janji kami, kami akan mengembalikan hak masyarakat Jember Tentunya tetap dalam aturan. Kalau tidak sesuai aturan, kami akan perbaiki sesuai aturan,” katanya, usai  sidang paripurna pengumunan hasil penetapan bupati dan wakil bupati terpilih di gedung DPRD Jember, Jumat (29/1/2021) siang. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar