Politik Pemerintahan

Istri Hanindhito Pramono Ikut Jual Gula Murah dalam OP Partai NasDem

Kediri (beritajatim.com) – Partai NasDem Kabupaten Kediri terus menggalakkan Operasi Pasar (OP) untuk membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Kali ini, NasDem menyasar kawasan Dusun Ngrancangan, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah. Dalam OP ini, komoditas gula pasir dijual murah dari pasaran.

Yang menarik dalam OP kali ini adalah kehadiran Eriana Annisa, istri bakal calon Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono. Jelita yang karib disapa Mbak Cica itu ikut ‘jualan’ gula murah kepada masyarakat. Dimana, gula pasir seberat 1,5 kilogram hanya dibandrol Rp 10 ribu, dari harga pasaran Rp 18-19 ribu.

“Saya terima kasih sekali untuk acara hari ini. Ini sangat membantu warga di tengah pandemi. Ini baik sekali dan bagus untuk membantu warga. Sekali lagi terima kasih,” kata Mbak Cica. Dia berharap, pandemi segera berakhir, sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala.

Sementara itu, Khusnus Arif, Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi Partai NasDem mengaku, OP kali ini berlangsung pada lima titik tempat di kawasan Kecamatan Gurah. Dari titik kedua, sedikitnya 700 paket gula pasir murah telah ludes terjual kepada masyarakat.

“Alhamdulillah ini titik kedua di pagi hari. Dan sebuah penghargaaan bagi saya pribadi serta Partai NasDem karena ibu Dhito hadir. Insya Allah yang sudah kita disitribusikan sekiya 700 paket,” jelas Arif. Politisi muda Partai NasDem ini menyatakan kesenangannya karena kehadiran istri dari putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam agenda rutin OP tersebut.

“Alhamdulillah, kemarin saya dikonfirmasi oleh timnya mas Dhito. Ini sangat luar biasa, karena saat saya tanya apa yang harus saya siapkan untuk acara hari ini, jawabnya natural saja, tidak perlu disampaikan kepada masyarakat tentang kehadiran beliau. Beliau hanya bantu jualan saja. Ini Insya Allah ini panggilan alam dan kita dukung Mas Dhito,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Lutfi Mahmudiono mengatakan, program OP ini merupakan bentuk komitmen Partai NasDem untuk membantu masyarakat di tengah situasi krisis ekonomi akibat bencana non alam Covid-19. Selain itu, melalui program tersebut, pihaknya berharap dapat meningkatkan popularasitas pasangan Hanindhito Pramono dan Dewi Maria Ulfa yang diusung Partai NasDem dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Kediri 2020.

“Kita konsisten dan komitmen untuk meningkatkan popularitas mas Dhito dan mbak Dewi. Harapan kita dengan operasi pasar ini, popularitas mas Dhito meningkat. Kedua, di tengah pandemi, kita mencoba membantu masyarakat untuk meningkatkan daya belinya melalui operasi pasar. Kami melihat kemampuan masyarakat, ada beberapa warga terdampak, ada yang merasa tidak. Dari sisi perekonomian itu prosentasinya yang berdampak cukup besar. Mereka yang selama ini mencari rejeki dari sektor swasta dan pekerja,” ujar Lutfi.

Menurutnya, perhatian pemerintah selama ini cukup besar dalam upaya percepatan penanganan dampak Covid-19. Indikatornya terlihat dari alokasi dana penanganan Covid-19 di Kabupaten Kediri yang mencapai Rp 368 miliar.

“Pemerintah perhatiannya sangat besar, dalam percepatan penanganan dampak Covid-19. Namun dari sisi APBD sebesar Rp 368 miliar, itu belum seluruhnya bisa diserap, termasuk penanganan ekonomi terkait dampak ekonomi, belum disalurkan. Harapan kita anggaran APBD yang sudah ada itu, agar segera disalurkan supaya masyarakat bisa merasakan,” tegasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Partai NasDem, dari total anggaran percepatan penanganan Covid-19 sebesar Rp 368 miliar, terinci Rp 14 miliar untuk alokasi bansos sembako beras, Rp 4 miliar untuk keposkoan dan Rp 159 miliar untuk pemberian stimulus penguatan modal usaha pelaku UMKM dan peternak terdampak. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar