Politik Pemerintahan

Ipuk-Sugirah Unggul, Saksi Paslon 01 Tolak Tanda Tangan Hasil Pilkada Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kordinator Saksi Paslon 01, Hariyanto memutuskan untuk tidak menandatangani hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten dalam pemilihan bupati Banyuwangi 2020. Utusan dari pasangan Yusuf Widyatmoko dan M Riza Aziziy ini menilai adanya pelanggaran dan kecurangan.

“Memang dari awal banyak catatan mulai dari kampanye, kemudian di hari tenang di masa pencoblosan. Bahkan tadi di rekapitulasi masih banyak catatan yang kami tuangkan di form D keberatan,” katanya, Jumat (17/12/2020).

Menurutnya, jenis pelanggaran yang dilakukan paslon 01 cukup beragam. Di antaranya, penyalahgunaan wewenang, penggunaan fasilitas pemerintah dan pengkondisian aparatur sipil negara dan anggaran.

“Ini sedang ditangani oleh tim divisi hukum. Kalau kami tim kordinator saksi hanya berfokus pada penghitungan,” katanya.

Dia menilai beberapa catatan saat dalam proses pemilihan yang diketahui saat rekapitulasi. Di antaranya, banyak ditemukan masing-masing 10 kejadian khusus dan keberatan.

“Nanti ada upaya-upaya hukum yang akan dilakukan oleh tim divisi hukum, tentunya berkonsultasi dengan tim pemenangan dan partai,” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Banyuwangi Divisi Hukum Dian Mardiyanto menyebut, keputusan tim saksi dari paslon 01 tidak menandatangani hasil rapat pleno rekapitulasi tingkat akhir di kabupaten, tidak serta-merta mempengaruhi hasil. Artinya, hasil rekapitulasi penghitungan suara tetap legal dan sah.

“Menurut PKPU, meskipun ada tim saksi tidak bersedia menandatangani, maka hasil rekapitulasi tetap dinyatakan sah,” katanya.

Mayoritas, kata Dian, tim saksi paslon 01 tidak bersedia menandatangani hasil rekapitulasi mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten. Tapi, ada hasil rekapitulasi dari tiga kecamatan yang telah ditandatangani oleh saksi paslon 01.

“Jadi hasil ini tetap sah dan legal,” pungkasnya.

Hasil rekapitulasi akhir penghitungan suara tingkat kabupaten, pasangan Ipuk – Sugirah mendapat suara sebanyak 438.487 suara. Sedang pasangan nomor urut 01, Yusuf Widyatmoko dan M. Riza Aziziy mendapat 398.113 suara. Dari jumlah itu, selisih perolehan suara 40.734 atau presentase mencapai 4.86 persen. (rin/ted)

 



Apa Reaksi Anda?

Komentar