Politik Pemerintahan

Inspektorat Jatim Dilaporkan ke Pemerintah Pusat

Helmy Inspektorat Jatim

Jember (beritajatim.com) – Ada pihak di Kabupaten Jember yang melaporkan Kepala Inspektorat Jawa Timur Helmy Perdana Putera ke pemerintah pusat. Laporan itu terkait pernyataannya seputar persoalan birokrasi di Kabupaten Jember yang dianggap si pelapor tidak sesuai dengan aturan.

Hal ini terungkap dalam pidato sambutan Helmy, saat rapat pengarahan aparatur sipil negara, di Aula PB Sudirman, Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Senin (22/2/2021). “Aturan ada lengkap, dan saya sudah baca, dan saya sudah keloni aturan itu. Makanya ketika saya dilaporkan terkait permasalahan ini, tertawa, yang dilapori tertawa. Gagal paham yang melaporkan,” katanya, disambut tepuk tangan hadirin.

Birokras di tubuh Pemerintah Kabupaten Jember sempat bergolak, setelah Bupati Faida mendadak mengangkat sejumlah pelaksana tugas di organisasi perangkat daerah yang masih memiliki pimpinan.

Bahkan Sekretaris Daerah Mirfano juga diberhentikan dan diberi sanksi berat, dan kemudian diangkatlah Achmad Imam Fauzi menjadi pelaksana harian sekda. Kebijakan Faida selepas dari cuti kampanye tersebut menuai mosi tidak percaya dari ratusan aparatur sipil negara.

Helmy meminta agar aturan dan undang-undang tidak ditafsirkan semaunya. “Jangan ditafsirkan sendiri aturan. Lain kalau Sampeyan semua itu Abu Hurairah, ahli tafsir, saya percaya. Lha Sampeyan bukan Abu Hurairah. Kalau Abu Hurairah, wah, itu ahli tafsir. Semua hadits rasul bisa ditafsirkan karena ahli tafsir, dan saya ikut. Tapi kalau abu-abuan, bukan Abu Hurairah, tidak bisa seperti itu,” katanya tanpa menyebut identitas si pelapor. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar