Politik Pemerintahan

Insentif PPnBM, Permintaan Mobil Baru di Jatim Naik Signifikan

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jatim, Mohammad Yasin

Surabaya (beritajatim.com) – Kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) di sektor otomotif yang berjalan sejak 1 Maret 2021, membuat jumlah permintaan masyarakat terhadap mobil baru cukup tinggi sejak Maret hingga April ini.

Di Jatim, angka pencatatan mobil baru selama kebijakan tersebut diberlakukan pada 1 Maret hingga 13 April 2021 mencapai 10.303 unit kendaraan.

Jumlah ini justru menurun dari pada periode yang sama di tahun 2020 yakni 12.103 unit kendaraan.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jatim, Mohammad Yasin menjelaskan, penambahan jumlah mobil baru yang telah tercatat merupakan kendaraan yang telah melalui proses bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di Samsat.

Sehingga, data yang masuk di Bapenda Jatim baru mencapai angka di kisaran 10 ribu. Sementara jumlah transaksi penjualan mobil baru di tingkat dealer belum bisa tercatat, lantaran belum masuk database Samsat.

“Sebenarnya pengaruh insentif PPnBM selama sebulan ini terhadap penjualan mobil cukup signifikan. Tetapi sifatnya masih inden sekitar satu sampai dua bulan. Ini karena saat pandemi tahun lalu perusahaan-perusahaan mobil banyak mengurangi produksi, sehingga ketika demand tinggi supply tidak mencukupi,” kata M Yasin kepada wartawan di kantornya, Rabu (14/4/2021).

Yasin menjelaskan, peningkatan permintaan mobil baru ini cukup wajar. Sebab, dengan adanya PPnBM ini penurunan harga mobil baru bisa mencapai Rp 15-20 juta atau sekitar 6 persen.

“Kami masih optimistis peningkatan penjualan kendaraan baru akan kembali pulih dengan adanya insentif berupa pembebasan PPnBM ini,” ujar Yasin.

Dengan meningkatnya penambahan kendaraan baru, maka itu akan menjadi potensi dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). “Sejauh ini yang dapat kami upayakan adalah mempercepat layanan bea balik nama dari dealer. Satu hari saja STNK sudah bisa jadi,” tuturnya.

Kendati peningkatan mobil baru belum mengalami peningkatan di database Samsat, jumlah kendaraan bermotor secara umum mulai menunjukkan peningkatan di bulan April ini.

Berdasarkan data penjualan kendaraan bermotor yang terdaftar di Samsat periode 1-13 April 2021 tercatat 30.076 kendaraan baru, baik roda dua dan empat. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama pada 1-13 April 2020 sebanyak 28.254 unit kendaraan baru. (tok/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar