Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Inovasi ‘Simpel Kendor’, Komitmen Pemkab Mojokerto dalam Melaksanakan SPBE

Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati secara langsung melaunching inovasi 'Simpel Kendor' di halaman kantor DPRKP2 Kabupaten Mojokerto. [Foto : istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) melaunching inovasi Sistem Layanan Online Pengujian Kendaraan Bermotor atau disingkat Simpel Kendor, Jumat (17/9/2021). Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati secara langsung melaunching ‘Simpel Kendor’.

Launching ‘Simpel Kendor’ tersebut digelar di sela-sela apel dalam rangka Hari Perhubungan Nasional 2021 dengan tema ‘Bergerak Harmonikan Indonesia’, di halaman kantor DPRKP2 Kabupaten Mojokerto. Kegiatan diawali bakti sosial pemberian santunan untuk anak yatim dan dhuafa serta peresmian sarpras taman tahun anggaran 2021.

Pada arahan apel, Bupati memberikan beberapa pesan penting pada segenap peserta apel tentang makna tema Hari Perhubungan Nasional tahun 2021 kali ini. “Di tengah pandemi Covid-19, saya berpesan tetap utamakan protokol kesehatan. Insan perhubungan memiliki tugas yang cukup berat. Jadikan kepentingan masyarakat, sebagai tujuan utama kita. Seragam Anda adalah wujud kehadiran Negara di tengah masyarakat,” pesannya.

Harhubnas 2021 dengan tema Bergerak Harmonikan Indonesia, lanjut Bupati, memiliki makna agar insan perhubungan bersama dengan segenap stakeholders, bisa bekerjasama memberi pelayanan prima pada masyarakat. Bupati menjelaskan, jika inovasi ‘Simpel Kendor’ merupakan bentuk perwujudan komitmen Pemkab Mojokerto dalam melaksanakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Bupati berharap inovasi Simpel Kendor’ dapat memberi pelayanan cepat dan tepat, akuntabel, menghindarkan penyelewengan bahkan mungkin penarikan-penarikan di luar ketentuan. Inovasi ‘Simpel Kendor’ adalah bagian dari SPBE di Pemkab Mojokerto.

“Semua sekarang serba digital, mulai dari kegiatan kebirokrasian hingga sistem pembayaran berbasis digital dengan metode non-tunai atau cashless. Simpel Kendor berbasis digital, akuntabel dan transparan. Jadi kita harap masyarakat dapat terlayani dengan cepat, tepat dan tuntas,” terangnya didampingi Kepala DPRKP2, Edy Taufiq. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar