Politik Pemerintahan

Inilah Target dan Strategi Pembangunan Sidoarjo dari Pj Bupati Hudiyono

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pj. Bupati Sidoarjo Dr. Hudiyono M.Si mengumpulkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pendopo Delta Wibawa Kab. Sidoarjo, Kamis (8/10/2020).

Satu per satu kepala OPD menyampaikan hasil kinerja selama kurun waktu mulai Januari sampai dengan Oktober 2020. Rapat evaluasu serta sinkronisasi digelar secara mendadak ini membuat kepala OPD yang kurang siap tampak gugup saat menyampaikan hasil kinerjanya dihadapan Pj. Bupati Hudiyono.

Dari hasil rapat evaluasi Pj. Bupati Sidoarjo melihat masih banyak kinerja OPD yang capaiannya kurang memuaskan. Sampai dengan akhir tiwulan ketiga serapan OPD rata-rata masih 56 persen, dan itu artinya masih rendah. Padahal sekarang sudah masuk pada triwulan keempat.

Sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono diminta lari kencang mengawal PAPBD 2020 dan RAPBD 2021 serta merumuskan strategi pembangunan yang efektif dan cepat agar tidak terjadi silpa tinggi.

OPD yang menjadi catatan Hudiyono diantaranya Dinas PU Bina Marga, Dinas PU Cipta Karya, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup diminta untuk menggenjot lagi kinerjanya.

“Untuk DLHK saya targetkan dilakukan penghijauan kembali taman-taman kota dan penerapan protokol kesehatan dengan ketat, serta memperbanyak jumlah titik tempat cuci air dan penyediaan handsanitizer dan setiap pengunjung diwajibkan bermasker,” tegas Hudiyono.

Sedangkan dinas pelayanan seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga menjadi perhatian Hudiyono khususnya pada peningkatan layanan kepada masyarakat.

“Saya minta jam pelayanan Dispendukcapil ditambah, hari sabtu buka pelayanan jam 09.00 – 13.00 dan hari Minggu juga dibuka jam pelayanan,” anjurnya.

Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga jadi perhatian Hudiyono. Kedua dinas ini dinilai sangat penting perannya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi Covid-19.

Menurut Hudiyono dengan intervensi yang maksimal serta pendampingan yang intens dari dinas terkait terhadap Industri Kecil Menengah (IKM) maka akan berdampak yang positif bagi pertumbuhan ekonomi Sidoarjo, khususnya ekonomi kerakyatan.

Evaluasi mendadak yang dilakukan Pj. Bupati Hudiyono termasuk rangkaian dari hasil sidak di lapangan yang sudah dilakukan beberapa hari yang lalu usai dirinya dilantik Gubernur Jawa Timur.

Sisa tiga bulan ini Hudiyono memberikan target kepada seluruh pimpinan OPD termasuk 18 Camat untuk mengejar program-program kerja yang belum terselesaikan. Seluruh OPD diminta membuat laporan setiap hari, laporan mingguan dan laporan bulanan.

“Saya memberikan target yang realistis kepada OPD dan terget itu tidak ada alasan untuk tidak bisa dicapai karena indikator-intokator capaian hasilnya sudah jelas tinggal bagamana pimpinan OPD mengawal bawahnya,” papar Kabiro Kessos Setdprov Jawa Timur itu. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar