Politik Pemerintahan

Inilah PR Hendy-Firjaun Benahi Jember Versi Wabup Muqiet

Jember (beritajatim.com) – Pasangan calon bupati terpilih dan wakil bupati terpilih periode 2021-2024, Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman, memiliki sekian pekerjaan rumah besar dalam memimpin Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Jember Abdul Muqiet Arief, usai menghadiri sidang paripurna pengumunan hasil penetapan bupati dan wakil bupati terpilih di gedung DPRD Jember, Jumat (29/1/2021) siang.

“Mungkin yang cukup mendesak APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Tapi saya kira, nanti akan menjadi gampang, tinggal komunikasi dengan pemerintah provinsi. Masih ada waktu untuk menyelesaikannya,” kata Muqiet.

Saat ini, Kabupaten Jember belum memiliki APBD resmi, baik dalam bentuk peraturan daerah maupun peraturan kepala daerah atau peraturan bupati. Dalam surat tertanggal 29 Desember 2020 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Jatim Heru Tjahjono, Bupati Faida bersama DPRD Jember diminta mempercepat proses pembahasan dan penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2021 sesuai ketentuan Peraturan Perundang-undangan. Namun hingga tahun 2020 berakhir, perda APBD tidak ditetapkan.

Pekerjaan rumah berikutnya adalah pembenahan birokrasi. Kebijakan Bupati Faida mengangkat sejumlah pelaksana tugas dan membebastugaskan sejumlah pejabat, termasuk Sekretaris Daerah Mirfano, menuai kontroversi.

“Mungkin itu PR kedua beliau. Masa tugas kami tinggal 19 hari, dipotong hari libur, tinggal 12 hari lagi. Insya Allah dalam waktu dekat persoalan-persoalan bisa diselesaikan bupati dan wakil bupati terpilih,” kata Muqiet. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar