Politik Pemerintahan

Inilah Kriteria Penerima BLT – DD

Bupati Ipong Muchlissoni secara simbolis menyalurkan BLT - DD kepada warga di Desa Kutu Wetan Kecamatan Jetis (foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), hari Senin (18/5/2020) mulai disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Menurut data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Ponorogo, total penerima BLT – DD ini ada 21.332 orang. Ada 34 dari 249 desa di bumi reyog, yang hari ini menyalurkan bantuan tahap pertama yang berasal dari dana desa tersebut.

“Seluruh Ponorogo ada 21.332 orang yang akan menerima BLT -DD. Hari ini ada 34 desa yang merealisasikan pencairan dana bantuan tersebut,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, saat turun langsung meninjau penyaluran BLT – DD di Desa Kutu Wetan Kecamatan Jetis, Senin siang.

Bupati Ipong mengungkapkan, penerima bantuan ini, kriterianya cukup jelas. Yakni orang miskin yang belum mendapatkan bantuan sosial (bansos), baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Daerah. Selain itu yang bersangkutan juga terdampak pandemi Covid-19 ini.

Proses pendataannya pun berlangsung ketat. Yakni lewat musyawarah desa (musdes), setelah naik ke Kecamatan, dan diverifikasi oleh Pemkab Ponorogo.

“Jadi saya yakin, yang menerima BLT – DD ini tepat sasaran, sebab sesuai ketentuan yang ada. Data dari Pak RT diusulkan ke Musdes dan diverifikasi di tingkat kabupaten,” kata Ipong.

Untuk menghindari penyimpangan dalam penyaluran ini, Ipong menekankan kepada pihak desa agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) bagi penerima BLT -DD ini. Ataupun dengan mengakali data penerimanya. Sebab penyimpangan bentuk apapun dapat dijerat dengan peraturan hukum yang berlaku.

“Warga yang berhak, ya harus menerima 100 persen dana BLT – DD ini. Tapi saya kira desa di Ponorogo tidak akan melakukan penyimpangan seperti itu, sebab saya sudah tekankan kepada mereka berkali-kali,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar