Politik Pemerintahan

Inilah 6 Usulan Raperda Lamongan yang Dibahas di Rapat Paripurna Tahap 1

Lamongan (beritajatim.com) – Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Nota Penjelasan Raperda Usulan Pemerintah Daerah dan Nota Penjelasan Raperda Inisiatif DPRD Lamongan tahap I telah digelar pada Senin (21/6/2021) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan. Ada 6 usulan Raperda (Rencana Peraturan Daerah) Lamongan yang mulai dibahas. Dari 6 itu terdapat 2 Raperda usulan Pemerintah Daerah dan 4 Raperda inisiatif DPRD Kabupaten Lamongan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yuhronur Efendi (YES) menyampaikan, bahwa nota penjelasan atas 2 Raperda usulan dari Pemerintah Daerah tersebut meliputi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lamongan tahun 2021-2026 dan perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Lamongan.

 

“Saya berharap, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, Raperda ini dapat dibahas dan mendapatkan persetujuan dari DPRD Lamongan, sehingga dapat disahkan menjadi peraturan daerah untuk dijadikan landasan operasional dalam penyelenggaraan daerah dan mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan,” harap Bupati YES saat itu.

Sementara itu, Perwakilan Anggota DPRD Lamongan, Sholihin menyebutkan, selain 2 Raperda usulan dari Pemerintah Daerah tersebut, terdapat 4 Raperda inisiatif DPRD Lamongan yang diprioritaskan pembahasannya dalam tahap pertama ini.

Raperda itu masing-masing terdiri dari Inovasi Daerah, Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Pengentasan Kemiskinan, serta Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Alam dan Non Alam.

“Kami sampaikan bahwa empat Raperda ini dikerjasamakan dengan Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Lamongan, dan Yayasan PRAKARSA Lamongan,” terang Sholihin. [riq/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar