Politik Pemerintahan

Ini Visi dan Misi Paslon NIAT yang Ditawarkan Masyarakat Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Pasangan Calon (Paslon) H.Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) menawarkan nawa karsa perubahan ‘Gresik Baru’ pada masyarakat. Ada sembilan visi dan misi yang ditawarkan ke masyarakat.

Visi yang ditawarkan paslon NIAT ke masyarakat Gresik, antara lain Gresik Sejahtera, mandiri, berdaya saing, berkemajuan berlandaskan akhlaqtul kharimah. Sedangkan misi yang ditawarkan paslon nomor urut dua diantaranya menata tata kelolah pemerintahan yang bersih, membangun infrastruktur yang berdaya saing, mewujudkan kemandirian ekonomi, membanguj insan Gresik yang unggul dan cerdas, dan meningkatkan kesejahteran sosial melalui lapangan kerja.

“Semua aspek visi dan misi itu sudah disusun baik itu mengenai pendidikan. Infrastruktur, kesehatan, UMKM, kepemudaan, dan lingkungan. Kita berikan solusi pada masyarakat, dan ini merupakan dokumen resmi yang dimasukan ke KPU. Sebab, hal itu dipertanggungjawabkan di RPJMD nanti,” ujar Fandi Akhmad Yani, atau Gud Yani kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

Masih menurut Gus Yani, sembilan nawa karsa itu menjadi solusi perubahan di masyarakat. Pasalnya, dari sembilan nawa karsa itu. Ada lima item yang menjadi skala prioritas. “Salah satu yang menjadi prioritas utama di Paslon NIAT adalah penanganan banjir Kali Lamong, infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk penanganan banjir Kali Lamong. Pemerintah yang sudah berjalan 10 tahun ini terkesan saling lempar kewenangan. Padahal, banjir Kali Lamong itu bisa diatasi ditangani dengan serius.

Sedangkan untuk kesehatan. Dirinya, saat berkeliling menyerap aspirasi masyarakat yang ada di Gresik Selatan. Pasalnya, di daerah tersebut belum ada dibangun rumah sakit pemerintah tipe C.

Selain kesehatan lanjut Gus Yani, sektor lapangan pekerjaan juga menjadi prioritasnya. Sebab, saat ini banyak industri bermunculan tapi tidak mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. “Ini menjadi catatan kami. Sebab, tingkat pengangguran di Gresik masih tinggi,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai debat publik soal penanganan Covid-19. Dijelaskan Gus Yanj, jika vaksinnya sudah ditemukan akan diberikan secara gratis kepada masyarakat. “Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas paslon NIAT. Kalau ada vaksinnya kami berikan ke masyarakat secara cuma-cuma,” ungkapnya.

Gus Yani optimis nawa karsa sembilan visi dan misi ini bisa diterima masyarakat yang menginginkan perubahan di Gresik. Hal ini karena nawa karsa tidak tergantung pada APBD. Banyak sektor lain yang bisa dijadikan sumber anggaran. Misalnya, CSR dari perusahaan dan lain-lain.

“Perlu diperhatikan sisa laporan penggunaan anggaran atau silpa APBD Gresik sampai akhir tahun yang tidak terserap diprediksi mencapai Rp 300 miliar. Sementara tahun 2019 malah mencapai Rp 400 miliar. Sehingga, tidak ada kata di Gresik tidak anggaran. Apalagi terkait refocusing untuk penanganan Covid-19 tidak terlalu berat,” pungkasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar