Politik Pemerintahan

Ini Tiga Pasangan Calon Kepala Daerah di Jatim yang Direkom PDIP

Jakarta (beritajatim.com) – PDI Perjungan (PDIP) mengumumkan calon kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada Serentak 2020. Pengumuman itu dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Kepala Analisa dan Pengendali Situasi (Situation Room) PDIP Prananda Prabowo, Ketua DPP PDIP bidang politik dan keamanan Puan Maharani, dan Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto.

Bambang mengatakan, untuk wilayah Jawa Timur ada tiga daerah yang telah diumumkan yaitu Ngawi dengan calon kepala daerah Ony Anwar dan Dwi Rianto Jatmiko; Kabupaten Malang dengan duet Sanusi dan Didik Gatot Subroto; serta Sumenep dengan kandidat Achmad Fauzi dan Dewi Khalifah.

Sementara, lanjut Bambang, untuk Lamongan batal diumumkan Rabu ini. “Tidak jadi karena rekom dari PKB belum terbit,” ujar Bambang.

Sementara, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan, para calon kepala daerah ini sudah melalui proses serap aspirasi dari bawah dan berbagai proses seleksi hingga pemetaan. Kebanyakan dari mereka adalah petahana.

“Saya selalu ingin cari pemimpin mumpuni di dalam tata pemerintahan. Karena tentunya bukan pemimpin agama dan kebudayaan, walaupun unsur itu harus ada. sebab tanpa agama dan budaya, kehidupan tak ada. Yang jelas saya melihat mereka ini sudah melaksanakan tugasnya dengan baik,” kata Megawati.

Megawati mengingatkan para calon petahana ini tak kehilangan semangat bekerja kerasnya. Sebab gejala pelemahan fighting spirit itu sudah dilihatnya.

“Maka itu saya arahkan, jangan kehilangan fighting spirit dalam kerjanya. Kalau tidak kita akan masuk perangkap, bahwa akibat kemapanan, sehingga hanya merasakan kenyamanan tapi melupakan kerja itu sendiri,” tegas Megawati.

Sementara Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa pertimbangan prestasi para kepala daerah petahana itu jadi pertimbangan untuk dimajukan kembali oleh partai. Sebagai contoh, di Kota Semarang, pihaknya melihat pasangan Hendar Prihadi-Ira mampu merubah kota itu menjadi lebih hijau. “Jadi memang mereka berprestasi,” kata Hasto.

Dilanjutkan Hasto, partainya memasang target kemenangan hingga 60 persen di pilkada serentak 2020. Maka itu pula, pihaknya lebih memilih dengan calon petahana yang berprestasi sekaligus punya kemampuan untuk merangkul kekuatan politik lainnya.

“Karena mereka ini incumbent, tentu saja mereka punya tugas untuk merangkul juga kekuatan politik lain,” tandas Hasto. [hen/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar