Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Ini Tanggapan Emil Dardak terhadap Jurusan ‘Nyentrik’ S2 Technomarketing

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak yang hadir pada stadium generale dengan tema marketing, technology and humanity sekaligus launching MMT in Technomarketing mengungkapkan jurusan ini nyentrik, Sabtu (18/9/2021).

“Yang membuat ini menjadi nyentrik adalah sesuatu terminologinya yang saya sendiri baru dengar saat saya diundang yaitu technomarketing,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui program studi teknomarketing ini hasil dari kolaborasi Markplus Institute dengan ITS, turut hadir Hermawan Kertajaya Markplus Institute, Suprapto LL Dikti 7 dan jajaran Rektorat ITS.

Emil mengatakan, jurusan S2 Technomarketing ini mengkombinasikan teknik dan marketing.

“Saya tertarik dengan terminologi sekolah interdisiplin manajemen dan teknologi. Kita berharap tentu bahwa konvergensi dari kedua ilmu ini akan menghasilkan interdisiplinary graduate mereka yang memiliki kapabilitas di bidang teknologi, tetapi memiliki perspektif seorang marketers,” jelasnya.

“Inilah adalah contoh bagaimana kampus beradaptasi dengan realita hari ini, program-program didesain untuk bisa menjawab apa yang kita hadapi saat ini,” tambahnya.

Emil berharap dengan adanya jurusan baru ini mampu menambah khasanah dunia marketing

“Marketing bukan sebuah magic yang bisa mengubah sebuah produk yang tidak bagus menjadi succsesfull, dalam konteks ini tehnologi marketing ini akan memberikan sebuah feedback penting bagi sebuah produk,” tuturnya.

“Kita ingin melihat perpaduan dari kedua ilmu ini akan menghasilkan teknologi-teknologi yang sangat menarik,” lanjutnya.

Emil juga menyampaikan bahwa sudah tidak sabar melihat apa-apa saja yang akan dikembangkan nanti.

“Saya tidak sabar untuk melihat apa saja yang akan dikembangkan dari program ini. Marketing, technology and humanity menjadi sangat penting karena pada dasarnya people need product. Tetapi, bahwa seseorang akan mengkonsumsi berdasarkan marketing atribute dari sebuah produk dan ini menjadi landscape dari sukses atau tidaknya sebuah enterprise, bahkan sebuah perekonomian dari negara manapun,” pungkasnya. [tok/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar