Politik Pemerintahan

Ini Syarat Agar Warga Indonesia Bisa Umroh ke Tanah Suci

Kasi PHU Kemenag Kabupaten Mojokerto, Mukti Ali.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Otoritas Arab Saudi akan membuka pelaksanaan umroh di seluruh dunia mulai 1 Muharram 1443 H atau Selasa (10/8/2021) besok. Namun Indonesia dan delapan negara lainnya masih dilarang ikut melaksanakan umroh, karena angka penularan Covid-19 masih tinggi.

Sembilan negara tersebut yakni India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Selatan Afrika dan Lebanon. Sembilan negara tersebut diwajibkan melakukan karantina selama 14 hari di negara ketiga sebelum memasuki Kerajaan Arab Saudi.

Selain itu, ada kewajiban vaksin teruntuk pendatang yang akan tiba. Wajib telah mendapatkan dua dosis penuh vaksin Covid-19 yakni Sinovac atau Sinopharm dan diwajibkan menambah suntikan booster dari vaksin Pfizer, Moderna, AstraZeneca dan Johnson & Johnson.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama (Kasi PHU Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Mukti Ali mengatakan, Indonesia masih masuk dalam sembilan negara yang penyebaran Covid-19 masih tinggi sehingga belum bisa melaksanakan umroh.

“Syarat salah satunya vaksin, harus tercipta herd immunity sesuai standar WHO. Untuk menghitung jumlah yang sudah di vaksin apakah herd immunity sudah tercapai, bukan dari jumlah penduduk tapi target apakah sudah masuk herd immunity sesuai standar WHO,” ungkapnya, Senin (9/8/2021).

Masih kata Mukti, tercapainya herd immunity ditentukan oleh kualitas dan efektifitas vaksin yang digunakan serta cakupan dari pelaksanaan vaksinasi. Jika herd immunity sudah tercapai, lanjut Mukti, kemungkinan Indonesia akan diperbolehkan melaksanakan umroh.

“Seperti Amerika, di sana vaksin masif namun sudah terbentuk herd immunity meski penyebaran masih ada. Kalau Indonesia sudah terbentuk herd immunity seperti Amerika, kemungkinan Indonesia bisa menyusul negara lain untuk bisa melaksanakan umroh,” katanya.

Mukti menambahkan, syarat yang harus dipenuhi agar bisa umroh yakni harus sudah bersertifikat vaksin dan sembilan negara tersebut membutuhkan karantina 14 hari di negara ketiga sebelum datang ke Kerajaan Arab Saudi. Berusia sekurang-kurangnya 18 tahun dan harus lewat agen umrah yang terakreditasi oleh Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar