Politik Pemerintahan

Ini Solusi dan Cara Jitu Kelana-Dwi Astutik Urai Kemacetan di Aloha dan Gedangan

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kemacetan selalu menjadi persoalan kota. Khususnya wilayah Sidoarjo di area Aloha, Gedangan, dan perempatan Sruni, selalu menjadi momok warga kota petis lantaran tiada hari tanpa macet. Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sidosrjo Nomor 3 Kelana – Dwi Astutik, memiliki cara jitu mengurai kemacetan di Sidoarjo.

Menurut Cabup Kelana Aprilianto, kepadatan tersebut disebabkan sempitnya akses jalan yang tidak mampu menampung tingginya volume kendaraan. “Ruas jalan di Sidoarjo ini tidak terlalu luas. Padahal menjadi kota penghubung antara Surabaya – Malang. Apalagi setelah Surabaya memiliki frontage road di A. Yani, volume kendaraan semakin banyak yang tertampung. Begitu masuk Sidoarjo, jalannya menyempit, alhasil terjadilah kemacetan,” katanya Minggu (6/12/2020).

Maka dari itu jika diamanahkan menjadi Bupati Sidoarjo periode 2021-2024 maka pihaknya akan melakukan berbagai kebijakan untuk mengurai kemacetan.

Selain berupaya melebarkan jalan, bisa dilakukan dengan mengepras sisi kanan dan kiri bahu jalan. Dirinya juga mengusulkan pembangunan fly over (jembatan layang). “Jika kami terpilih maka itu akan menjadi PR (pekerjaan rumah) kami. Untuk pembebasan lahan bisa dianggarkan lewat APBD sedangkan untuk fly over kita harus komunikasikan dengan pusat karena proyek tersebut dibiayai APBN,” tambahnya.

Ditekankan pasangan Kelana, Cawabup Dwi Astutik menegaskan jika proyek besar ini harus dilakukan dengan koordinasi yang terus menerus agar bisa terealisasi. Selain itu menurutnya proyek ini juga harus menjadi skala prioritas pembangunan di Sidoarjo.

“Pembangunan fly over ini dibiayai dari APBN. Maka dari itu kita harus terus koordinasi baik dengan pusat, eksekutif, legislatif harus kerjasama. Tak kalah penting pembangunan ini juga harus ada transparansi program agar pelaksanaan berjalan maksimal khususnya dalam hal penyerapan anggaran,” tegasnya.

Paslon nomer 3 ini paham betul jika masyarakat sudah lelah dengan kemacetan dan mengharapkan gebrakan cerdas di Sidoarjo. Menurut Cawabup yang kerap disapa Bunda Dwi ini, jika pihaknya juga akan mengoptimalkan transportasi publik milik pemerintah.

“Umumnya beberapa cara yang digunakan untuk mengatasi kemacetan antara lain melakukan pembatasan volume kendaraan. Salah satunya dengan menerapkan sistem transportasi cerdas dan terintegrasi, maka ini akan kami ikhtiarkan dan optimalkan,” urainya.

Meski keputusan pembangunan fly over menjadi kewenangan pemerintah pusat, Pasangan Sidoarjo Makmur ini jika terpilih berjanji akan mengupayakan percepatan pembangunan nasional tersebut. (isa/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar