Politik Pemerintahan

Ini Kata Guru Besar FISIP Unair Soal Video Viral Banteng Ketaton

Surabaya (beritajatim.com) – Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unair, Prof. Kacung Marijan menilai wajar tentang ekpresifnya mantan pendukung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam meneriakkan “Hancurkan Risma” dalam video viral yang beredar dengan durasi 19 detik.

“Itu kan dulu pendukung Bu Risma, kecewa kepada Bu Risma. Ya wajar saja, wong namanya orang kecewa ya kan mesti ekspresif,” ujarnya Jum’at (27/11).

Kacung pun kemudian menampik jika itu disebut murni pendukung Machfud Arifin. “Pendukung Machfud kan dulunya seperti partai PKB, Gerindra, Demokrat. Itu yang mendukung sejak awal,” tuturnya.

Sebab itu menurut Kacung tepat jika judul beritanya adalah kekecewaan mantan pendukung Risma. “Kalau pendukung sejak awal partai-partai yang mendukung Pak Mahfud kan tidak ada yang sampai begitu. Karena sekali lagi itulah wajar namanya kecewa,” tegas Kacung.

Ditanya soal menjadi kontraversi tersendiri saat ini, Kacung menilai wajar. Karena pendukung Risma masih ada yang tetap pro, namun belakangan mulai muncul yang kontra.

Adanya ini, Kacung pun berharap agar Risma maupun pendukungnya tak menyikapi secara berlebih. “Jadi korban apa bu Risma? Apanya yang dikorbankan?,” tanya Kacung keheranan.

Sejak awal Kacung bakal memprediksi adanya kejadian ini. Yaitu, sejak tak keluarnya rekom untuk kader PDIP sendiri yakni Whisnu Sakti Buana. Dan rekom PDIP malah jatuh ke non kader Eri Cahyadi.

“Pangkal permasahalannya di situ. Harus difahami ini,” bebernya.

Soal viral atau tidaknya video saat ini Kacung juga menilai wajar. Karena sudah zamannya media sosial.

Kacung juga mengomentari jika Mat Mochtar dan kelompok Banteng Ketaton lainnya yang seolah dianggap bar-bar. “Itu kan juga dulu pendukung Risma,” imbuhnya. [ifw/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar