Politik Pemerintahan

Ini Hasil Survei ITS Terkait Pilwali Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merilis hasil survei popularitas dan elektabilitas figur-figur yang bersaing jelang Pilkada Surabaya 2020. Dari hasil penelitian ini, Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana menjadi figur yang paling populer dengan persentase mencapai 39,21 persen.

Posisi kedua diduduki oleh politisi Golkar Adies Kadir dengan persentase 30,9 persen. Disusul Presiden Persebaya, Azrul Ananda dengan 29,66 persen. Sedangkan mantan anggota DPR RI Fandi Utomo dengan 25,73 persen berada di posisi keempat.

Posisi kelima dan keenam secara berurutan diduduki oleh Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi dengan 17,84 persen dan Mantan Kapolda Jatim Machfud Arifin dengan 11,93 persen. Di bawah Machfud Arifin ada beberapa nama lain mulai dari Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), hingga Mujiaman Sukirno, dan beberapa nama lain namun tingkat popularitasnya di bawah 10 persen.

Dari sisi elektabilitas, Whisnu tetap yang paling tinggi dengan angka 5,47 persen. Posisi kedua diisi Eri Cahyadi 5,04 persen. Disusul Azrul Ananda dengan 4,76 persen. Lalu Adies Kadir 2,62 persen. Di posisi ke lima ada Fandi Utomo dengan 2,39 persen. Sedangkan Machfud Arifin hanya dipilih 1,35 persen.

Kepala Pusat Studi Potensi Daerah Dan Perberdayaan Masyarakat LPPM ITS, Sutikno menjelaskan survei ini dilakukan pada 12-19 Februari 2020. “Nama-nama ini disaring dari sumber pemberitaan di media massa arus utama di Surabaya. Tapi kami juga membuka kesempatan kepada responden untuk menyebutkan nama lain,” kata Sutikno.

Riset ini menggunakan multi-stage random sampling dengan melibatkan 450 responden berusia 17 tahun ke atas (memiliki hak pilih). Sampel diambil di seluruh wilayah di Surabaya, dengan jumlah sampel tiap wilayah proporsional terhadap jumlah penduduk Surabaya. Rentan margin of error sebesar 4,62 % dengan tingkat kepercayaan 95%. [ifw/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar