Politik Pemerintahan

Ini Hasil Pertemuan Dubes Arab Saudi dan Gubernur Khofifah

Surabaya (beritajatim.com) – Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed al-Thaqafi melakukan pertemuan dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (11/10/2021).

Selain membahas rencana pembukaan kantor Konsulat Arab Saudi di Surabaya, pertemuan juga mengulas rencana Kementerian Kesehatan Arab Saudi untuk mensinergikan data dengan Kementerian Kesehatan RI tentang calon jemaah umrah yang telah divaksinasi.

Khofifah berharap hubungan baik ini bisa terus ditingkatkan. Ia mengaku juga menyampaikan kondisi Covid di Jatim sangat terkendali. “Dari 38 kabupaten/kota, 32 daerah sudah level 1. Ini terbanyak dari seluruh provinsi di Indonesia,” katanya.

Mantan Menteri Sosial ini berharap agar ibadah umrah segera dibuka. Ia mengaku juga menanyakan terkait aplikasi vaksinasi Indonesia apakah sudah terkoneksi dengan yang ada di Arab Saudi. “Beliau menyampaikan bahwa dari Kementerian Arab Saudi akan koordinasi dengan Kemenkes RI supaya bisa dibangun koneksi bagaimana vaksin di Indonesia bisa terkoneksi dengan aplikasi di Arab Saudi,” jelasnya.

Khofifah mengutip pernyataan Essam yang menyampaikan kalau di Arab Saudi menggunakan vaksin AstraZeneca, Pfizer, Moderna dan Jhonson & Jhonson. “Saya bilang Jatim ini banyak AstraZeneca. Sebanyak 1,5 juta masyarakat Jatim sudah menggunakan vaksin ini ketika provinsi lain belum menggunakan. Jadi, beliau sampaikan spesifik Sinovac juga sudah disetujui WHO, jadi tidak masalah, tapi Kemenkes Saudi akan mengkoordinasikan dengan Kemenkes RI,” tuturnya.

Essam mengaku senang mendapatkan sambutan yang luar biasa dari Pemprov Jatim. “Alhamdulillah kita hari ini kedutaan dan rombongan dijamu dengan baik. Kami membicarakan banyak hal. Insya Allah pembukaan haji dan umrah, pembukaan konsulat di Surabaya. Dan, kami akan ketemu dengan pengusaha Jatim dan Saudi Arabia,” ujar Essam.

Essam menambahkan pihaknya sudah menyampaikan kepada Gubernur Khofifah untuk segera merealisasikan pembukaan konsulat itu. “Kita juga akan berusaha meningkatkan kerjasama bidang pendidikan. Dan, kita berharap yang kita sampaikan bisa terealisasi secepatnya. Semoga Covid-19 ini bisa segera mereda dan semua bisa pulih normal, sehingga kegiatan tidak terhambat,” pungkasnya. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar