Politik Pemerintahan

Ini Harapan Pemkab Mojokerto di Usia 726 tahun

Mojokerto (beritajatim.com) – Kamis (9/5/2019) hari ini, Kabupaten Mojokerto telah memasuki usia ke-726 tahun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus melangkah dengan porsi pembangunan dicerna dengan imbang, didongkrak peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pendapatan daerah melesat, potensi daerah yang terus digali serta pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Refleksi dari upaya-upaya tersebut tertuang dalam tema hari jadi ‘Dengan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-726, Kita Tingkatkan Pengabdian Kepada Negara dengan Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat’.

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengatakan, Pemerintah Pusat menuntut Pemerintah Daerah untuk menjalankan pelayanan publik dengan cepat. “Namun cepat saja tidak cukup, harus ada indikator kepuasan publik. Artinya pelayanan tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat, hasilnya nyata dan bermanfaat,” ungkapnya.

Pemkab Mojokerto terus memacu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pelayanan publik untuk memenuhi hal tersebut. Pelayanan yang baik juga butuh SDM yang mumpuni, yakni rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2018 salah satunya.

“Rekrutmen ini sebagai sebuah proses perencanaan SDM yang terprogram secara komprehensif, untuk dapat memprediksi kebutuhan baik kuantitas maupun kualitas serta perencanaan yang profesional. Sekarang semuanya sudah transaparan dan akuntabel,” katanya.

Tidak ada Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), objektif dan adil. Terlebih, lanjut orang nomor dua di Kabupaten Mojokerto ini, Pemkab ingin mewujudkan Kabupaten Mojokerto menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “SDM yang mumpuni telah tersedia. Maka selanjutnya tugas Pemkab Mojokerto adalah serius dan total dalam melayani masyarakat dengan inovasi-inovasi mutakhir, cepat dan mudah,” tegasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar