Politik Pemerintahan

Ini Harapan Khofifah Jelang Konferwil II AMSI Jatim di Tengah Pandemi

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku akan siap menghadiri pelaksanaan Konferensi Wilayah Asosiasi Media Siber Indonesia (Konferwil AMSI) II Jatim pada 24-25 Oktober 2020 di Batu.

Ini setelah gubernur menggelar pertemuan dengan Pengurus AMSI Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

“Insya Allah saya akan hadir pada 24 Oktober pagi. Ini Konferwil AMSI saya kira akan memutuskan keputusan-keputusan strategis. Apalagi sektor media ini menjadi pentahelix dan memberi support yang luar biasa dalam memberi informasi kepada masyarakat,” kata Khofifah kepada wartawan, Jumat (16/10/2020) malam.

Meski Konferwil digelar di tengah pandemi Covid-19, Khofifah yakin akan muncul ide-ide yang bagus dari AMSI Jatim. Mantan Mensos RI ini juga mengapresiasi dipilihnya salah satu daerah wisata di Jatim yakni Kota Batu sebagai lokasi Konferwil AMSI Jatim.

“Karena selama ini kawasan wisata menjadi tempat paling terdampak selama pandemi Covid-19. Dengan acara ini, tentu turut membantu pelaku wisata untuk terus bangkit. Pada pertemuan saat pandemi ini pasti juga banyak pemikiran out of the box yang Insya Allah akan terlahir dari AMSI besok,” jelasnya.

Khofifah melihat, keterlibatan media dalam pandemi kali ini juga turut membantu untuk mengendalikan Covid-19 serta mendorong pertumbuhan ekonomi lebih produktif.

“Saya rasa suasana itu akan sangat efektif, jika terkonfirmasi juga lewat media yang selama ini juga memberikan support luar biasa,” imbuhnya.

Sementara Ketua AMSI Jatim, Arief Rahman menjelaskan kunjungan pada gubernur memang dalam rangka menyampaikan akhir periode pertama kepengurusan AMSI Jatim.

“Sehingga kita menggelar Konferwil II untuk periode kepengurusan 2020-2023,” jelas Arief.

Konferwil menjadi momentum penting bagi AMSI sebagai konstituen Dewan Pers untuk keberlanjutan organisasi serta membahas program utama AMSI dalam memajukan perusahaan media siber di Jatim.

“Inilah yang perlu kita sampaikan kepada gubernur dan kita juga sadar bahwa peran pemerintah tentunya sangat kita butuhkan sebagai partner dan pihak yang membersamai dalam satu tujuan,” ungkapnya.

Dalam Konferwil AMSI Jatim ini, Arief menjelaskan pihaknya mengambil tema ‘Konten Sehat, Media Kuat, Industri Hebat’ dipilih sebagai bentuk kesiapan menyongsong era kolaborasi menghadapi kondisi media di tengah pandemi.

Di hadapan gubernur, Arief juga membeberkan tidak ada media di Jatim yang gulung tikar selama Covid-19. Apalagi media juga salah satu sektor terdampak.

“Tidak ada yang sampai tutup media di Jatim. Mungkin hanya ada pemangkasan saja. Tidak ada PHK besar-besaran,” terangnya.

“Jatim lebih makmur dan lebih sejahtera menjadi poin yang perlu diperjuangkan oleh AMSI. Media, selain mempunyai fungsi kontrol dan pendidikan, juga memiliki fungsi mengkondisikan masyarakat lebih kondusif, tidak termakan hoaks sehingga kondisi sosial politik lebih stabil. Ini adalah peran media yang sangat penting,” pungkasnya. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar