Politik Pemerintahan

Ini Besaran UMK Pamekasan 2021

Pamekasan (beritajatim.com) – Besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pamekasan Tahun 2021 berada di angka sebesar Rp 1.938.321 atau lebih tinggi dibandingkan angka UMK sebelumnya yang berada di angka sebesar Rp 1.913.321.

Hal itu berdasar Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/538/KPTS/013/2020 yang ditanda tangani langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tertanggal 21 November 2020. Sekalipun pada saat ini, pemkab Pamekasan tidak mengusulkan kenaikan.

Hal tersebut berdasar ketentuan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tertanggal 20 Oktober 2020, dan berlaku untuk seluruh wilayah di Indonesia.

“Untuk UMK 2021 kami tidak mengusulkan perubahan, karena dalam Surat Edaran (Menteri Ketenagakerjaan RI) besarannya sudah ditentukan, yakni sama dengan UMK tahun (2020) ini,” kata Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi (Disnakertrans) Pamekasan, Supriyono, Senin (23/11/2020).

Daftar UMK 2021 se Jawa Timur.
Daftar UMK 2021 se Jawa Timur.

Nominal UMK Pamekasan sesuai SE Gubernur Jawa Timur, sama dengan nominal UMK Sampang. Sementara dua kabupaten di Madura, yakni kabupaten Bangkalan dan Sumenep, nominal UMK sama-sama terdata sebesar Rp 1.954.705.

Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah mengeluarkan Surat Edaran dan menetapkan UMK 2021 sama dengan UMK 2020. “Alhamdulillah, Jatim luar biasa memberanikan diri untuk menaikkan besaran UMK di kabupaten/kota. Untuk daerah ring 1, ada kenaikan Rp 100 ribu. Ini adil sana adil sini, bijak sana, bijak sini. Ada bupati/walikota yang tidak menaikkan UMK-nya, tapi Bu Gubernur memberi kenaikan,” ungkapnya.

“Ada juga 11 daerah yang tidak alami kenaikan UMK. Keputusan ini adalah terbaik di tengah pandemi. Kalau naik ekstrem tidak ada dasarnya, tidak naik juga tidak ada dasarnya. Kalau tidak naik banyak, memang lagi pandemi. Tapi kalau tidak naik sama sekali juga tak boleh, tidak semua perusahaan terdampak pandemi,” pungkasnya. [pin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar