Politik Pemerintahan

Ini Alasan Partai Golkar Ingin Peredaran Miras di Surabaya Dikontrol

Blegur Prijanggono (doc)

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya Blegur Prijanggono menekankan jika niatan partainya untuk mengontrol peredaran miras di Kota Surabaya bukan hanya demi elektabilitas semata.

“Ini bentuk keprihatinan kami terkait parahnya perederan miras di Surabaya yang tak terkontrol. Bahkan berita jatuhnya korban akibat miras oplosan bisa dibilang rutin beberapa hari sekali muncul di media,” kata Blegur, Selasa (8/1/2019).

“Miras oplosan ini sering kali botolnya menggunakan botol dari miras premium yang diisi ulang. Buktinya apa? Tidak pernah ada botol miras premium yang dipakai botol kecap seperti botol bir itu. Sederhananya contoh begitu. Untuk bisa menanggulanginya, maka kan pengontrolan distribusi bisa jadi solusi,” tambahnya.

Terkait miras oplosan, Blegur lebih lanjut juga mengungkapkan jika Raperda Miras yang dulu pernah diinisiatif Partai Golkar juga turut meregulasi terkait oplosan. “Kan saya dulu itu Ketua Pansusnya di DPRD Kota Surabaya periode 2009-2014,” ujarnya.

“Di Raperda itu, para penjual jamu yang biasanya mencampurkan arak di jamunya tidak bisa lagi sembarangan pula mencampur atau menjual miras oplosan,” lanjutnya.

Kondisi demikian, Blegur menegaskan, merupakan salah bukti bahwa persoalan peredaran miras menjadi salah satu utama dari Partai Golkar agar tidak terus memakan korban.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar