Politik Pemerintahan

Ini Ajakan Bupati Pamekasan Jelang Nataru

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengajak masyarakat di daerah yang dilimpinnya untuk mengurangi berbagai kegiatan kurang penting dan memancing kerumunan massa, khususnya pada momentum Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 alias Nataru.

Ajakan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif, sekaligus mengajak masyarakat agar selalu waspada dan bersama melakukan upaya pencegahan, serta memutus rantai penyebaran Coronavirus Disiase 2019 alias Covid-19.

“Kami mengajak masyarakat Pamekasan untuk mengurangi kegiatan yang kurang penting dan dapat menimbulkan kerumunan, semisal konvoi maupun euforia harus dihindari,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Sabtu (24/12/2020).

Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab menurutnya masa Nataru seringkali dijadikan sebagai momentum untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang memancing penumpukan massa. Namun di tengah pandemi seperti saat ini, tentunya bukanlah moment yang pas untuk melaksanakan beragam kegiatan.

“Ajakan ini semata-mata sebagai upaya agar masyarakat Pamekasan, tetap menjaga keamanan dan kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Tidak kalah penting juga agar selalu menerapkan protokol kesehatan, yaitu dengan rajin mencuci tangan, selalu menggunakan masker dan jaga jarak,” ungkapnya.

Dari itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya semua stakeholders di Pamekasan, agar bekerjasama, saling menjaga dan saling mengingatkan di momentum Nataru kali ini yang bersamaan dengan adanya pandemi Covid-19.

“Kami akan mengantisipasi adanya konvoi atau kegiatan lain yang menimbulkan kerumunan, karena natal dan tahun baru kali ini cukup berbeda dengan tahun sebelumnya. Sehingga kami akan memeperketat penjagaan di berbagai titik di Pamekasan,” jelasnya.

Pihaknya juga mengingatkan pada momentum Nataru kali ini ada keterlibatan orang tua untuk menjaga putra-putri mereka agar tidak melaksanakan berbagai kegiatan yang kurang bermanfaat. “Sementara untuk masyarakat yang menjalani ibadah Natal, harus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbaunya.

“Dengan ini tentunya kami berharap agar nantinya tidak ada klaster baru penyebaran Covid-19 di kabupaten Pamekasan. Sehingga sikap disiplin menerapkan protokol kesehatan harus dilaksanakan secara ketat, sebab kami meyakini disiplin merupakan salah satu peluang besar untuk memutus pandemi ini,” pungkasnya. [pin]



Apa Reaksi Anda?

Komentar