Politik Pemerintahan

Ini 6 Tuntutan DPP PKB Sikapi Kenaikan Cukai dan Harga Jual Rokok

Sidoarjo (beritajatim.com) – Rencana Kementerian Keuangan menaikkan harga cukai rokok sebesar 23 persen dan harga jual eceran 35 persen mendapat tanggapan dari DPP PKB (Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa) Bidang Ketenagakerjaan dan Migran.

DPP PKB beserta daerah sepakat menyikapi kenaikan ini untuk ditinjau ulang. Terkait dengan fakta objektif tersebut, maka Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB menyatakan sikap sebagai berikut.

1. Meminta pemerintah untuk mempertimbangkan rencana kenaikan cukai rokok yang dapat berdampak secara sistemik terhadap nasib petani tembakau dan tenaga kerja yang terlibat dalam industri hasil tembakau (IHT). Namun apabila atas pertimbangan- pertimbangan tertentu tarif cukai tersebut harus dinaikkan, DPP PKB mengusulkan agar besaran kenaikannya tidak mencapai 23 persen, tetapi 12-15 persen, sehingga tidak menggoncangkan struktur industri hasil tembakau di Indonesia.

2. Pemerintah harus memperhatikan nasib jutaan petani tembakau dengan memberikan standar harga terendah pembelian tembakau agar nasib petani tembakau dapat terjamin.

3. Upaya pemerintah untuk mencegah semakin banyaknya perokok usia dini seharusnya dilakukan dengan penguatan edukasi kepada anak-anak agar tidak merokok sebelum usia dewasa yang menjadi usia diperbolehkannya seseorang untuk merokok.

Juga pemerintah dapat meningkatkan sosialisasi mengenai dampak merokok dan melakukan penegak hukum terhadap pihak yang melanggar aturan mengenai tata niaga rokok. Bukan dengan serta merta menaikkan harga cukai rokok.

4. Kenaikan cukai rokok yang langsung berlipat-lipat secara drastis dapat membawa efek terhadap membanjirnya rokok ilegal di pasaran. Di mana hal tersebut dapat berdampak pada kerugian negara dan petani tembakau nasional.

5. Kenaikan cukai rokok yang sangat besar tersebut juga berimplikasi terhadap nasib jutaan tenaga kerja Industri hasil tembakau (IHT), karena kanaikan cukai rokok dapat menganggu stabilitas industri yang berujung pada PHK masaal serta merugikan rantai distribusi yang berpangkal pada jutaan petani tembakau di seluruh Indonesia.

6. PKB juga berharap apabila pemerintah menaikkan cukai rokok, pemerintah juga harus memperhatikan aspek kesehatan warga dengan memperbaiki sistem kesehatan. Diantaranya mendirikan rumah sakit khusus paru-paru dan jantung. [isa/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar