Politik Pemerintahan

Ini 4 Instruksi Disnak Jatim untuk Penjualan dan Pemotongan Hewan Kurban

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Jatim, Wemmi Niamawati telah membuat surat edaran kepada Disnak kabupaten/kota se-Jatim tentang Pelaksanaan Hewan Kurban dalam Situasi Wabah Bencana Non Alam Covid-19.

“Surat edaran itu sudah kami kirimkan sejak 9 Juni. SE tersebut untuk dipedomani dan dilaksanakan agar pelaksanaan kurban berjalan optimal, mulai dari penjualan dan pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH). Dan, juga berlaku di luar RPH mulai dari penyembelihan dan penanganan hewan kurban. Proses tersebut perlu dilakukan penyesuaian prosedur pelaksanaan new normal,” kata Wemmi kepada wartawan di kantornya, Senin (13/7/2020).

Tempat penjualan dan pemotongan hewan kurban di Jatim oleh Disnak Jatim diminta menerapkan empat langkah. Yakni, pertama, jaga jarak fisik (physical distancing). Tempat lokasi penjualan harus ada izin dari kabupaten/kota atau kecamatan. Dan, ada pembatasan jadwal jual.

Kedua, penerapan higiene personal, harus memakai alat pelindung diri (APD). Seperti menggunakan masker, sarung tangan disposibel dan menyiapkan tempat cuci tangan di tempat penjualan.

Ketiga, dilakukan pemeriksaan kesehatan awal. Penjual dan pemeriksa harus sehat dibuktikan surat keterangan sehat dari Puskesmas atau RS, baik RS pemerintah atau swasta. “Siapkan thermo gun, pembeli diukur suhu tubuhnya,” tuturnya.

Keempat, pelaksanaan higiene sanitasi dan fasilitas cuci tangan pakai sabun (CTPS). Kesejahteraan hewan diperhatikan serta menghindari jabat tangan. “Begitu pula pelaksanaan pemotongan hewan di RPH maupun di masjid. Pengulitan tidak boleh berhadapan dan petugas pengulitan berbeda dengan yang menangani daging serta jeroan,” jelasnya.

“Pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan sebelum dipotong atau antemortem oleh petugas dan kalau layak dan sehat diberi Surat Keterangan Sehat. Dan, pemeriksaan kesehatan hewan sesudah dipotong atau post mortem. Jumlah petugas Disnak di Jawa Timur yang diterjunkan sebanyak 2.500 orang,” pungkasnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar