Politik Pemerintahan

Indeks Pembangunan Manusia Jember Tahun Lalu 67,11

Bupati Hendy Siswanto

Jember (beritajatim.com) – Indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun lalu mengalami peningkatan dibandingkan 2019. Jika ditinjau dari komponen pembentuknya, indikator pengeluaran per kapita memberikan pengaruh terbesar terhadap capaian IPM Kabupaten Jember.

“Pada 2020, IPM Kabupaten Jember sebesar 67,11 atau meningkat sebesar 0,42 dibandingkan 2019 yang sebesar 66,69,” kata Bupati Hendy Siswanto, dalam pidato nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2020, di gedung DPRD Jember, Selasa (14/4/2021) malam.

Hendy menambahkan, IPM Kabupaten Jember pada 2020 ini melebihi target sebesar 66,21 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Namun, PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) per kapita pada 2020 menurun menjadi Rp 29,975 juta dibandingkan pada 2019.

Pendidikan adalah salah satu aspek IPM. Menurut Hendy, angka partisipasi murni pendidikan anak usia dini, sekolah dasar sederajat, dan sekolah menengah pertama sederajat di Jember secara rata-rata mengalami kenaikan pada 2020 dibandingkan pada 2019.

“APM PAUD di Kabupaten Jember meningkat menjadi sebesar 89 persen pada 2020, APM SD/MI meningkat menjadi sebesar 91 persen, dan APM SMP/MTs sebesar 95 persen. Guna meningkatkan tolak ukur pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, dilaksanakan kegiatan penyelenggaraan pendidikan gratis Jenjang SD/MI dan jenjang SMP/MTs,” kata Hendy. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar