Politik Pemerintahan

Ikut Penghijauan, Putra Seskab RI Diperkenalkan Sebagai Bacabup Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Memperingati HUT PDI Perjuangan ke-47 dan HUT Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri ke-73, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri mengadakan penghijauan, Minggu (9/2/2020).

Ada tiga titik lokasi gerakan penanaman pohon yang dilaksanakan oleh jajaran pengurus struktural, kader serta simpatisan PDIP. Antara lain, di Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Jalan Mauni dan Sumber Mata Air Jiput Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri.

Penghijauan dengan tema Gerakan Menenam Pohon Sebagai Karya Nyata Bagi Kehidupan Masa Depan ini dipimpin¬† Ketua DPC PDIP Kota Kediri, H. Agus Sunoto. “Ini salah satu kegiatan yang diinstruksikan oleh DPP PDIP bahwa untuk memperingati hari ulang tahun Bu Mega yang ke 73 dan ulang tahunnya PDIP Perjuangan yang ke-47. Kita diintruksikan untuk melakukan penanaman pohon di wilayah masing-masing,” kata Agus Sunoto.

Dalam penghijauan ini, para pengurus struktur PDIP mulai dari DPC, PAC dan ranting menanam pohon sebanyak 120 batang di wilayah Mojoroto. Kemudian 80 batang di Kecamatan Pesantren dan 99 pohon di Kecamatan Kota Kediri. Adapun jenis pohon yang ditanam adalah trembesi dan mahoni. “Saya ucapkan terima kasih sekali, telah dibantu oleh DLHKP,” ucapnya.

Namun ada hal yang menarik dalam penghijauan ini. Yakni kehadiran putra Sekretaris Kabinet RI, Pramono Anung Wibowo, Hanindhito Himawan Pramana. Pemuda 28 tahun ini dikabarkan maju dalam bursa Pemilihan Bupati Kediri 2020.

“Hari ini juga saya perkenalkan calon Bupati Kediri yaitu Mas Hanindhito yang ikut serta dalam penanaman pohon. Beliau datang ke sini untuk ikut penghijauan dan memperingati HUT PDIP serta ulang tahun Ibu Mega. Saya mohon pada semuanya, minta doa restunya kita keluarga Pramono Anung semuanya siap untuk mendukung mas Dhito,” pinta Agus Sunoto yang juga Ketua DPRD Kota Kediri ini.

Dhito mengamini pernyataan pamannya tersebut. Tetapi ia tidak ingin berbicara terlalu jauh ihwal pemilihan Bupati Kediri. Pria kelahiran Yogyakarta ini mengaku, kegiatannya bersama PDIP kali ini adalah keinginannya untuk menyapa masyarakat Kediri. “Kalau berbicara lebih jauh saya rasa belum waktunya,” ungkap Dhito.

Dhito terpanggil untuk berbakti kepada tempat kelahiran ayahnya, Pramono Anung Wibowo. Terlebih lagi, setelah melihat hasil survei yang dilakukannya menyebutkan apabila Kabupaten Kediri masuk 10 kabupaten terkaya. Namun, dari pandangannya belum ada eksplorasi secara maksimal.

“Saya merasa Kabupaten Kediri belum tereksplorasi dengan baik dan benar. Masih banyak yang bisa dieksplorasi di Kabupaten Kediri. Kalau nanti saya terpilih menjadi bupati dan setelah 100 hari program kerja, baru kita jawab itu,” ucapnya sembari bercanda namun terlihat serius.

Memiliki 15 kursi di DPRD, PDIP Kabupaten Kediri menjadi satu-satunya partai politik yang bisa mengusung calonnya sendiri. Sementara, saat ini ada sejumlah kandidat yang mengikuti proses penjaringan bakal calon bupati dan Wakil Bupati Kediri 2020 dari partai berlambang Banteng Moncong putih tersebut.

Proses penjaringan kini memasuki tahap final, DPP PDIP segera mengumumkan nama kandidat yang terpilih untuk menerima rekomendasi. Plt Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri, Budi Sulistyono atau Mbahkung Kanang mengaku, rekomendasi PDIP untuk bakal calon Bupati Kediri diperkirakan, pada 17 Februari 2020.

Hingga saat ini, nama-nama yang sudah ada masih dalam tahap kajian dan survei. Namun, apabila hingga kloter ketiga, yakni pada Maret 2020 tidak ada nama yang pas, Kanang menyebut, partainya akan menggunakan menakisme penugasan. [nm/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar