Politik Pemerintahan

Ikbar Targetkan Kabupaten Mojokerto Zona Hijau Covid-19

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra.

Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan Ikfina Fatmawati-Muhammad Al Barra sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mojokerto tahun 2020. Bergeser dari zona merah Covid-19 menjadi prioritas utama pasangan Ikbar.

Wakil Bupati Mojokerto terpilih, Muhammad Al Barra mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya Pilkada Mojokerto 2020. “Sekarang tidak ada 01, 02, 03. Kita berdiri di sini untuk seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto,” katanya.

Terkait program kerja, lanjut Gus Barra (panggilan akrab, red), saat ini sedang berada di pandemi Covid-19 dan Kabupaten Mojokerto masih berada di zona merah (risiko tinggi). Oleh karena, program terdekat yakni bagaimana zona merah menjadi zona kuning dan bahkan Kabupaten Mojokerto menjadi zona hijau.

“Selain itu, kita juga akan bekerja untuk memulihkan dampak dari Covid-19 yaitu dampak ekonomi. Kita akan melakukan pemulihan ekonomi. Selain persoalan banjir yang menjadi langganan, kita sudah datang di dua lokasi. Dawarblandong dan Sooko,” ujarnya.

Menurutnya, permasalahan banjir di Kecamatan Dawarblandong karena tanggul yang jebol. Jika tanggul Kali Lamongan diperbaiki maka permasalahan banjir di Dawarblandong sudah akan selesai masalahnya. Namun untuk banjir di Tempuran, Kecamatan Sooko, menurutnya, permasalahannya komplek.

“Selain tanggul, pembangunan saringan tidak sesuai rencana awal sehingga menjadi masalah. Di bawah jembatan, ada rangka-rangka besi itu juga menjadi problem jadi ketika ada sampah-sampah yang lewat situ tidak bisa dengan lancar lewat situ sehingga kemudian menjadi penumpukan,” jelasnya.

Tumpukan sampah itu kemudian mengakibatkan banjir. Gus Barra menambahkan, saat ini sudah ada penanganan dari pihak yang berwenang terkait masalah pintu air dam Sipon. Menurutnya, intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Mojokerto juga menjadi penyebab banjir.

Sementara itu, Bupati Mojokerto terpilih, Ikfina Fatmawati menambahkan, pasca dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih nantinya, pasangan Ikbar akan melakukan evaluasi. “Kita akan mengoptimalkan dan memaksimalkan semua sumber daya yang ada sesuai perundang-undangan,” ungkapnya.

Masih kata istri mantan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa ini, kepemimpinannya yang sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBD) 2021 yang sudah didok maka keduanya akan melanjutkan. Menurutnya, insfrastruktur di kepemimpinan sebelumnya juga masih menjadi skala prioritas.

Rapat pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih digelar di salah satu hotel di kawasan Trawas, Jumat (22/1/2021) malam. Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih digelar setelah KPU Kabupaten Mojokerto menerima salinan Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK) melalui KPU RI.

Turut hadir Kapolres Mojokerto AKBP Doni Alexander, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto Aris Fahrudin Asy’at, Ketua DPRD diwakili Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Sholeh, Partai Politik serta perwakilan dari paslon nomor urut dan nomor urut 3. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar